JAKARTA, KOMPAS.com- Pada debut pertamanya di Pemilu 2009 ini, Partai Gerindra mendapat suara cukup signifikan atau sebesar 4,5 persen. Data tersebut berdasarkan penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan oleh LP3ES.
Kepala Divisi Penelitian LP3ES Fajar Nursahid mengatakan, Partai Gerindra mendapat limpahan suara dari pemilih Partai Demokrat, Golkar, dan PDIP.
"Sekitar satu dari empat pemilih Gerindra adalah pemilih Demokrat," katanya, saat jumpa pers, di gedung LP3ES, Jakarta, Kamis (9/4) menjelang tengah malam.
Sebaliknya, bagi Partai Hanura tiga perlima pemilih mereka adalah pemilih Golkar, PDIP, dan Partai Demokrat. "Data ini diperoleh dari hasil wawancara kepada 5.985 responden yang baru keluar dari TPS," ujarnya,
Direktur LP3ES Suhardi Suryadi mengatakan, perkiraan golput mencapai 28 persen. Hal ini dilihat dari jumlah keikutsertaan pemilih dalam Pemilu kali ini, dibandingkan dengan jumlah DPT yang terdaftar.
"Jumlah pemilih yang datang ke TPS hanya sekitar 72 persen dari jumlah DPT yang terdaftar," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang