JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Senin (20/4) ribuan siswa SMA/MA, SMK dan SMALB di Kalimantan Tengah (Kalteng) menjalani Ujian Nasional (UN). Seluruh siswa berharap bisa lulus dengan hasil memuaskan, tidak terkecuali siswa yang letak sekolahnya di desa terpencil atau pedalaman.
Anggota Komisi C DPRD Provinsi Kalteng, Arief Budiatmo berharap, kelulusan siswa di Kalteng tahun ini bisa menggembirakan. Namun dia khawatir, angka kelulusan siswa di pedalaman tidak sebagus yang diharapkan karena berbagai kendala.
"Saya berharap siswa di pedalaman juga bisa lulus dengan hasil yang bagus. Tapi kalau bicara jujur, selama ini kesenjangan memang masih terjadi jika dibanding dengan sekolah di perkotaan. Dari segi fasilitas, jumlah guru, sampai ketersediaan buku jauh berbeda. Ini yang membuat kekhawatiran kita," katanya, Minggu(19/4).
Menurut Arief, dari segi persiapan oleh Dinas Pendidikan dan pihak sekolah dinilai sudah matang sehingga tinggal bagaimana kemampuan anak didik. Namun kelengkapan fasilitas, guru dan lainnya sangat mempengaruhi kualitas anak didik.
"Banyak guru enggan ditempatkan di pedalaman sehingga akhirnya guru yang tersisa harus mengajar berbagai mata pelajaran yang sebagian bukan bidang mereka. Wajar kalau kadang hasilnya tidak sesuai harapan kita karena kondisinya seperti ini," kata politis PAN yang vokal menyoroti bidang pendidikan itu.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Hardy Rampay mengatakan, persiapan yang dilakukan masing-masing sekolah sudah matang. Mulai dari penambahan jam belajar, les hingga ujicoba (try out) yang umumnya dilakukan minimal dua kali, termasuk di kabupaten/kota.
Terkait keberhasilan ujicoba yang sebagian besar di bawah 50 persen, Hardy mengaku tak khawatir. Dia beralasan, bahwa soal ujian saat ujicoba memang sengaja dibikin lebih sulit dengan harapan agar siswa sudah terbiasa dan tidak kaget ketika menemukan soal seperti itu saat ujian nasional.
"Hasil try out memang belum maksimal, tapi itu justru menjadi motivasi bagi siswa dan pihak sekolah untuk memperbaikinya. Jadi dievaluasi mana saja yang kurang," ujarnya.
Tahun lalu, Provinsi Kalteng meraih prestasi gemilang karena menempati peringkat enam nasional dalam hal kelulusan UN. Dinas Pendidikan setempat bertekad meningkatkan prestasi, minimal bisa mempertahankan prestasi tahun lalu. (MGB)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang