JAKARTA, KOMPAS.com — Seiring ditetapkannya Ketua Umum Partai Golkar M Jusuf Kalla sebagai calon presiden pada Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Rapimnasus) Partai Golkar, Kamis (23/4) di Hotel Borobudur, Jakarta, peluang Sri Sultan Hamengku Buwono X, anggota Dewan Penasihat, semakin kecil.
Menanggapi hal ini, Sultan mengaku tidak masalah. "Yang penting, Golkar dapat kembali pada identitasnya dan bisa bersatu sebagai partai besar," ujar Sultan kepada para wartawan setelah mengikuti Rapimnasus.
Sebagai kader yang baik, lanjut Sultan, dirinya akan menaati hasil dari Rapimnasus karena pencapresan dinilai sebagai satu cara yang dapat membangkitkan Golkar dari keterpurukannya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang