Ada Kartu Kendali Raskin di Lamongan

Kompas.com - 24/04/2009, 16:08 WIB

LAMONGAN, KOMPAS.com — Pembagian jatah beras untuk masyarakat miskin atau raskin tahun 2009 di Kabupaten Lamongan semakin diperketat. Bagian Perekonomian Kabupaten Lamongan kini menerbitkan kartu kendali raskin dengan harapan raskin tidak salah sasaran atau jatuh ke tangan yang bukan berhak. Dengan kartu kendali, raskin tidak akan ada lagi kasus pembagian raskin yang dibagi rata untuk semua warga desa.

Kepala Bagian Perekonomian Nurroso, Jumat (24/4), menyebutkan, selama ini terjadi ketidaktertiban administrasi dalam pembagian raskin. Masalah yang sering muncul aparat di tingkatan desa dengan alasan keadilan membagi rata jatah raskin untuk semua warga desa. Pembagian itu tanpa melihat apakah warga tersebut masuk daftar penerima raskin atau tidak.

"Dengan diterbitkannya kartu raskin mulai tahun 2009 ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya pembagian rata alokasi raskin untuk suatu desa. Selain itu, kartu itu diharapkan dapat membantu pendistribusian raskin agar lebih tertib administrasi. Sebelumnya memang sudah ada kartu semacam ini. Namun itu dibuat secara individu oleh beberapa aparat pembagi raskin di desa," ujar Nurroso.

Menurut dia, dalam kartu raskin yang diterbitkan kali ini memuat data penerima raskin sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan berdasar Surat Gubernur Jawa Timur perihal Pelaksanaan Program dan Pagu Raskin 2009. Pada halaman depan kartu itu berisi nama, alamat, dan jatah untuk masing-masing rumah tangga miskin sasaran penerima manfaat (RTM-SPM). Halaman belakang kartu berisi daftar kendali alokasi raskin yang telah diterima RTM-SPM. "Alokasi raskin Januari dan Februari berdasar data Bulog sudah diambil sesuai jadwal alokasi masing-masing," ujarnya.

Alokasi RTM-SPM untuk Lamongan tahun ini ditambah oleh Provinsi Jatim dari sebelumnya 84.694 RTM-SPM menjadi 104.954 RTM-SPM. Penambahan itu sesuai usulan Pemkab Lamongan, tetapi alokasi itu masih di bawah alokasi raskin 2008 untuk 11.804 RTM-SPM karena ada penurunan angka kemiskinan di Lamongan.

Tahun ini Kecamatan Babat mendapat alokasi terbesar untuk 9.860 RTM-SPM, sedangkan Kecamatan Sukorame mendapat alokasi terkecil untuk 1.303 RTM-SPM. Kecamatan Sugio mendapat penambahan alokasi terbanyak, dari sebelumnya 3.804 RTM-SPM menjadi 5.256 RTM-SPM.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau