FLORENCE, KOMPAS.com — Di hadapan pendukungnya, Fiorentina mengamuk. Mereka menghajar AS Roma 4-1 dalam lanjutan Liga Serie A di Stadion Artemio Franchi, Minggu (26/4) dini hari. Kini, Fiorentina naik ke peringkat keempat dengan 58 poin atau masuk zona Liga Champions.
Tuan rumah unggul lebih dulu melalui Juan Vargas pada menit keenam. Seusai mendapatkan umpan Riccardo Montolivo, Vargas mengirim bola ke sudut kanan bawah gawang AS Roma.
Tertinggal 0-1, Roma segera bereaksi. Memasuki menit kedelapan, Julio Baptista mendapat kesempatan tembakan bebas. Ia langsung menembakkan bola langsung ke gawang. Sial, tembakannya masih meleset ke kiri atas gawang kiper Sebastian Frey.
Ancaman ini langsung dibalas oleh Fiorentina melalui Stevan Jovetic pada menit ke-13. Seusai menyambut sodoran bola dari Riccardo Montovilo, Jovetic melepas tendangan kaki kanan dari luar kotak penalti. Namun, bola melenceng ke sisi kiri gawang.
AS Roma baru bisa kembali membalik tekanan pada menit ke-23 melalui Marco Motta. Mendapat sodoran bola dari David Pizarro, Motta mengirimkan bola ke sisi kanan gawang. Namun, bola melenceng terlalu jauh dan keluar sasaran.
Dua menit kemudian, Julio Baptista kembali nyaris membawa "I Lupi" unggul 1-0 lebih dulu. Mendapat umpan dari Fransesco Totti, Baptista langsung melepaskan bola ke arah gawang. Bukannya tepat sasaran, arah tendangan melewati sudut kanan gawang Frey.
Peluang AS Roma kembali tersia-sia pada menit ke-40. Disodori bola oleh David Pizarro, Totti yang berdiri di tengah kotak penalti mengirim bola ke tengah atas gawang Frey. Sial, bola batal masuk gawang gara-gara berhasil diblok Frey. Skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga akhir babak pertama.
Babak kedua baru berjalan dua menit ketika Fiorentina berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Alberto Gilardino. Memanfaatkan umpan silang Franco Semioli, Gilardino menanduk bola masuk ke gawang.
Roma akhirnya memiliki peluang emas untuk mecetak gol melalui Marco Casetti pada menit ke-58. Dari tengah kotak penalti, Casetti melepas tendangan tepat ke gawang, tetapi sepakannya membentur tiang gawang.
Masih belum bangun dari kejatuhan, Roma harus kehilangan David Pizarro pada menit ke-59 karena kena kartu merah. Ia dianggap wasit Luca Bianti melakukan tindakan tidak sportif ketika mengadu kepala dengan Franco Semioli. Kartu kuning juga diberikan kepada Semioli.
Kehilangan awaknya, Roma semakin limbung. Sementara itu, Fiorentina yang mengerti situasi menguntungkan bagi mereka langsung melanjutkan gempuran.
Akhirnya, memasuki menit ke-67, Alberto Gilardino mencetak gol ketiga timnya dan membawa tuan rumah unggul 3-0. Setelah menerima umpan silang jauh dari Montolivo, Gilardino masuk kotak penalti. Ia mengecoh bek AS Roma, Marco Casetti, sebelum akhirnya mengirimkan bola ke sudut kanan gawang yang dikawal Artur.
Hanya enam menit sesudah gol ketiga itu, Fiorentina berhasil menciptakan gol keempat melalui Massimo Gobbi. Dari sisi kiri kotak penalti, Gobbi melepaskan tendangan keras ke tengah atas gawang Roma.
Tertinggal 0-4 dan kehilangan satu pemain, Roma tak kehilangan semangat. Perlahan, mereka terus mengusahakan satu gol untuk menyelamatkan muka mereka. Setelah susah payah, Julio Baptista berhasil mencetak satu gol balasan pada menit ke-86. Namun, itu hanya gol hiburan dan Roma akhirnya dipaksa menyerah 1-4.. (SCN)
Susunan pemain:
Fiorentina: Frey; Dainelli, Gamberini, Pasqual, Comotto; Montolivo, Donadel, Vargas (Kuzmanovic 52'), Semioli; Gilardino (Bonazzoli 80'), Jovetic (Gobbi 72')
Roma: Artur; Riise, Panucci, Cassetti (Tonetto 80'), Motta; Pizarro, Baptista, Teddei (D'Alessandro 63'); Totti, Brighi