LONDON, KOMPAS.com — Bek Arsenal, Mikael Silvestre, kemungkinan tidak bisa tampil menghadapi Manchester United pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, Kamis (30/4). Silvestre mengalami gangguan punggung.
Cedera itu dialami saat duel melawan Middlesbrough, Minggu (26/4). Sejauh ini belum ada hasil pemeriksaan medis mendalam. Namun, indikasi awal menunjukkan Silvestre mengalami otot tegang di punggung. Pelatih Arsene Wenger pun belum bisa memberi kepastian apa-apa.
"Saya percaya, masalah serius yang kami dapat hari ini adalah Silvestre. Ia mengalami kejang di punggung," kata Wenger seperti dikutip Setanta Sports.
Cedera Silvestre memperparah keadaan lini belakang Arsenal, yang dipastikan tidak diperkuat William Gallas dan Gael Clichy. Ini memaksa Wenger untuk menyiapkan pemain lapis cadangan.
Tanpa Silvestre dan Gallas, Wenger bisa memilih antara Johan Djourou dan Alex Song Billong. Masalahnya, kondisi Djourou juga belum bisa dipastikan akan bugar 100 persen untuk duel melawan "Red Devils".
"Lutut Djourou tidak 100 persen, namun ia bermain (melawan Middlesbrough). Saya akan memutuskan itu (menurunkan Djourou atau tidak) pada Selasa atau Rabu. Djourou melewati pertandingan dengan baik. Kita harus melihat bagaimana ia merespons besok," ungkap Wenger.
Jika Djourou berhalangan, Alex Song bisa menjadi pilihan utama Wenger untuk mendampingi Kolo Toure di jantung pertahanan. Sementara posisi bek kiri bisa dipercayakan kepada Kieran Gibbs yang sejauh ini bermain tidak mengecewakan.
Selain lini belakang, Arsenal juga kemungkinan akan bermasalah dengan lini depan. Robin van Persie dipastikan belum bisa tampil karena masih cedera pangkal paha.
Mengenai kondisi Emmanuel Adebayor, belum ada keterangan dari Wenger mengenai tingkat kebugarannya pascacedera otot paha. Namun, Adebayor sudah mulai diturunkan sekitar 20 menit saat duel melawan "The Boro".
Fabregas sendiri diharapkan tidak mengalami masalah menyusul benturan yang terjadi dengan gelandang "The Boro", Stewart Downing, pada laga tersebut. Wenger mengatakan, kondisi Fabregas masih memungkinkan untuk tampil penuh.
"Ia (Fabregas) mengatakan kepada saya bahwa benturan terjadi pada lutut dan kami tidak senang dengan itu. Tetapi, setelah pertandingan, ia mengatakan kepada saya bahwa pergelangan kakinya lebih buruk daripada lututnya. Jadi ini tidak terlalu jelek," ungkap Wenger.
Wajar bila Wenger sangat mengkhawatirkan kondisi Fabregas. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Fabregas menjadi penentu kemenangan Arsenal. Selain ketajaman visi serangan, kemampuannya mencetak gol pun tak kalah membanggakan. Terakhir, ia memborong dua gol kemenangan atas "The Boro".
Wenger berencana memadukan Fabregas dengan Samir Nasri. Keduanya memiliki karakter berbeda yang bisa melengkapi dan menyeimbangkan lini tengah Arsenal.
"Biasanya, Fabregas bermain lebih ke dalam dan Nasri lebih ke atas. Saya ingin menguji bagaimana ini akan bekerja dengan cara lain. Kami memiliki 48 jam untuk mempelajari dan kemudian mengambil keputusan," tandas Wenger. (STT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang