KOTA GAZA, KOMPAS.com — Sebanyak dua warga Palestina tewas, Kamis (30/4), ketika sebuah terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir ambruk. Demikian kata para dokter Palestina.
Sebanyak tiga orang lainnya yang berada di dalam terowongan itu pada saat kejadian tersebut masih belum diketemukan. Hal itu diungkapkan para dokter.
Para warga Palestina menggunakan ratusan terowongan untuk mengangkut pasokan-pasokan makanan dan kebutuhan lainnya ke Jalur Gaza yang berada dalam blokade Israel sejak Juni 2007. Ketika itu, Hamas yang berjanji akan menghancurkan negara itu merebut dan menguasai wilayah tersebut.
Israel mengatakan, terowongan-terowongan itu juga digunakan para pejuang Palestina untuk menyelundupkan senjata-senjata termasuk roket-roket ke Jalur Gaza yang digunakan untuk menghadapi negara itu.
Jaringan terowongan-terowongan itu dibom oleh Israel selama perang 22 hari terhadap Hamas Desember-Januari, tetapi banyak dari terowongan-terowongan itu segera dibangun kembali setelah serangan itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang