Perkembangan Status Siaga di Gunung Anak Krakatau

Kompas.com - 08/05/2009, 21:48 WIB

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com - Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancoran, Kalianda, Lampung Selatan Andi Suwardi mengatakan, di gunung Anak Krakatau hingga Jumat (8/5) siang terjadi  peningkatan gempa vulkanik dangkal dari 78 menjadi 97 kali, sehingga statusnya siaga. "Sedangkan untuk letusan terjadi penurunan dari 197 kali menjadi 81 kali, tremor dari 62 kali menjadi 15 kali, dan embusan dari 293 kali menjadi 122 kali. Sedangkan gempa vulkanik dalam, belum terdeteksi," katanya di Lampung Selatan, Jumat.     

Ia mengatakan status aktivitas vulkanik gunung tersebut masih menjadi siaga, karena masih sering terjadi gempa vulkanik walaupun jumlah letusannya berkurang.  Karena itu, menurut dia, tim yang siaga di pos pemantau harus selalu waspada dan cermat, mengingat ada peningkatan gempa vulkanik dangkal. 

Andi juga mengatakan walaupun berkabut, kondisinya tidak setebal sehari sebelumnya, sehingga aktivitas vulkanik gunung itu dapat dipantau, dan sampai Jumat sore masih sering terjadi gempa walaupun skalanya kecil. Ketika ditanya sejauh mana kesigapan petugas jaga, mengingat semakin tingginya intensitas gempa vulakanik dangkal, Andi mengatakan bahwa pihaknya saling berkoordinasi dengan tim lain yang ada di Banten untuk saling memberi informasi.

"Kami selalu saling koordinasi untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, karena gunung itu berada antara Provinsi Lampung dan Banten, sehingga harus ada kerjasama," katanya.  Ia mengatakan untuk sementara keindahan alam di sekitar Gunung Anak Krakatau belum bisa dinikmati wisatawan, karena pihaknya masih melarang wisatawan untuk mendekat ke gunung itu.

"Jangan sampai ada kejadian yang tidak diinginkan, saya berharap masyarakat yang ingin mengunjungi gunung ini untuk sementara ditunda dulu karena intensitas gempa meningkat, walaupun letusanya berkurang," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau