SBY-Boediono Tiba di KPU

Kompas.com - 16/05/2009, 15:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pada hari terakhir pendaftaran capres-cawapres, tak urung Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi pusat perhatian dan keramaian. Pasalnya, ketiga pasangan capres dan cawapres mendaftar pada hari yang bersamaan.

Pasangan yang pertama mendaftar adalah pasangan JK-Win yang datang pada pukul 10.50, selanjutnya pada pukul 12.50, datang pasangan Mega-Prabowo.  Pasangan yang terakhir mendaftar adalah SBY-Boediono.

Berbeda dengan kedua pasangan sebelumnya, kedatangan SBY-Boediono dipersiapkan secara khusus. Pada tiga puluh menit sebelum kedatangan pasangan tersebut, aparat kepolisian melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di depan Kantor KPU. Petugas kebersihan membersihkan sampah-sampah yang berserakan.

Tokoh yang pertama datang adalah Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo, disusul dengan beberapa fungsionaris Demokrat. Setelah itu terlihat juga Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta. Menjelang kedatangan SBY-Boediono, pengamanan semakin diperketat.

Kemudian, tepat pukul 15.00, SBY-Boediono tiba menggunakan mobil Land Cruiser hitam bernomor polisi B 1503 TJA. Pasangan tersebut menggunakan batik biru. Terlihat juga Edy Baskoro Yudhoyono, Andi Malarangeng, dan Hatta Rajasa dalam rombongan tersebut. Setelah memberikan kesempatan untuk diambil gambarnya, SBY-Boediono pun memasuki Kantor KPU.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau