Sebanyak 23 Partai Antar SBY-Boediono

Kompas.com - 16/05/2009, 16:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pendaftaran capres dan cawapres pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono diramaikan oleh 23 partai pendukung. Sejumlah jajaran petinggi partai tampak turut serta dalam prosesi pendaftaran, seperti Sekjen PAN Zulkifli Hassan, Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Hadi Utomo, Anggota MPP PAN Hatta Radjasa, Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum PBR Bursah Zanubi.

Setiba di KPU, rombongan SBY Berbudi disambut langsung oleh Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary. "Pada sore ini gabungan parpol sebanyak 23 partai berhasil mengusung SBY Berbudi untuk mendaftar ke KPU," kata Hadi Utomo, saat memberikan sambutan di sela pendaftaran capres dan cawapres SBY Berbudi, di Kantor KPU, Jakarta, Sabtu (16/5).

Ia menyatakan, secara resmi 23 parpol mencalonkan pasangan Pemilu 2009 dan megusung SBY-Boediono. "Kami akan menyerahkan persyaratan-persyaratan untuk tata pemilu presiden dan cawapres," tuturnya.

Lebih jauh ia berharap, pilpres nanti dapat dijalankan dengan langsung, umum, bebas, dan rahasia serta aman, tertib, dan lancar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau