Sehari Semalam Pesta Miras, Dua Pemuda Tewas

Kompas.com - 19/05/2009, 15:54 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.com — Dua pemuda di Sidoarjo, Jatim, ditemukan tewas, diduga akibat melakukan pesta minuman keras selama sehari semalam.
    
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Candi AKP Choirul Anam, Selasa, mengatakan, pesta minuman keras itu dilakukan pada Sabtu (16/5) hingga Minggu (17/5), dan diikuti 11 orang pemuda.
    
"Namun selang sehari setelah pesta miras, Sultoni dan Nur Kholik mengaku kepala pening dan muntah-muntah. Oleh keluarganya langsung dibawa ke RSUD Sidoarjo," katanya.
    
Akan tetapi, belum sempat diberi perawatan, lanjut Choirul, korban sudah meninggal dunia. "Begitu kami mendapatkan laporan tersebut, kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara yaitu di lokasi," katanya.
    
Di lokasi itu, polisi menemukan beberapa barang bukti seperti tutup botol minuman keras merek Topi Miring dan juga beberapa bulu dan tulang bebek. "Dari penuturan saksi, saat melakukan pesta miras, 11 pemuda tersebut sempat membakar bebek sebagai makanan 'camilannya'," katanya.
    
Sementara itu, Slamet, orangtua Nur Kholik, mengaku syok dengan kejadian ini. Dirinya tidak menyangka anaknya akan berpulang dengan cara seperti ini. "Saya tidak menduga, anak saya akan meninggal dengan cara seperti ini," katanya saat dimintai keterangan di Polsek Candi.
    
Ia mengaku, ada perilaku berbeda beberapa hari sebelum anaknya meninggal dunia. Jika biasanya anaknya selalu berada di rumah pada sore hari, tetapi pada beberapa terakhir jarang terlihat di rumah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau