Puting Beliung Porak Porandakan Puluhan Rumah di Cirebon

Kompas.com - 22/05/2009, 22:36 WIB

CIREBON, KOMPAS.com- Puluhan rumah di dua desa, yaitu Desa Jadimulya dan Klayan, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, porak poranda karena angin puting beliung. Untungnya, tak ada korban jiwa karena angin yang tiba-tiba muncul saat hujan gerimis tersebut.

Menurut pengakuan sejumlah warga, angin muncul dari arah utara menuju ke selatan, Jumat (22/5) malam, sekitar pukul 19.15, yang didahului dengan hujan gerimis. Tiupan angin yang menerbangkan genting dan ranting pohon serta merobohkan atap dan tembok rumah berlangsung sekitar lima menit.

Yeyen (49), warga RT 3/RW 3 Desa Jadimulya mengatakan, awalnya dia mendengar hujan gerimis semakin kencang, ternyata bukan air yang turun, tetapi ranting dan sampah yang tertiup angin kencang dan jatuh di atapnya.

Karena panik, dia dan keluarganya pun keluar rumah. "Saat di luar rumah, barulah pohon di belakang (rumah) itu ambruk. Untung semua orang sudah keluar, " kata Yeyen.

Hasil penyisiran sementara aparat desa, kata Hadi, Sekretaris Desa Jadimulya, ada 57 rumah, tiga toko yang ada di pinggir jalan besar, dan 6 gudang yang rusak ringan dan sedang kerena angin puting beliug.

Tidak ada satu pun warga desanya yang mengalami luka-luka akibat benda-benda yang beterbangan. "Ini baru laporan sementara. Sekarang aparat RT dan RW kami minta untuk pendataan lagi. Dari Desa Klayan, belum tau berapa rumah yang rusak. Besok pagi akan kami laporkan secara resmi jumlah rumah rusak dan kerugiannya," ujar Hadi.

Menurut pengakuan warga yang lain, puting beliung baru pertama kali terjadi di daerahnya. Akibat puting beliung itu, listrik di dua desa itu padam. Saat ini petugas PLN sedang memperbaiki jaringan agar listrik tersambung kembali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau