JAKARTA, KOMPAS.com — Tim sukses pasangan capres dan cawapres SBY-Boediono tidak ingin ambil pusing dengan isu jilbab yang merebak menjelang pemilu presiden mendatang. Menurut Koordinator Operasi Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Yahya Sacawiria, pihaknya tak akan terpengaruh dengan isu-isu terkait soal jilbab untuk mendesak Ani Yudhoyono dan Herawati Boediono segera mengenakan jilbab.
"Isu jilbab kita biarkan sajalah berjalan alamiah. Masa kalau isu itu muncul, lantas kita ikut-ikutan pakai jilbab," kata Yahya sebelum pembukaan Silaturahmi Nasional Koalisi Parpol di Hall D2 Arena Pekan Raya Jakarta, Sabtu (30/5).
Menurut Yahya, tim sukses akan tetap berkonsentrasi menggarap isu-isu yang krusial untuk kepentingan rakyat. Termasuk dalam Silatnas ini, pasangan SBY dan Boediono mengumpulkan seluruh pengurus 24 partai pendukungnya dari provinsi maupun kabupaten/kota untuk memantapkan sasaran bersama dan menyatukan gerak dalam koridor yang sama menjelang pilpres mendatang. "Kita di sini sudah mulai kerja," kata Yahya.
Pasangan SBY dan Boediono beserta partai mitra koalisinya akan mensinergiskan keberadaan saksi parpol, para caleg terpilih maupun tak terpilih serta para relawan untuk memaksimalkan upaya pemenangan SBY Berboedi. Yahya menargetkan jumlah perolehan suara sekitar 58 persen atau sekitar 61 juta dalam pemilu legislatif lalu kembali dapat diraih dalam pilpres mendatang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang