Hamas Pertimbangkan Hengkang

Kompas.com - 01/06/2009, 07:55 WIB

KOTA GAZA, KOMPAS.com - Gerakan Palestina, Hamas, pada Minggu (31/5), menyatakan sedang mengkaji keikutsertaan kelompok tersebut dalam dialog antar-Palestina, menyusul terbunuhnya dua anggotanya oleh pasukan keamanan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat.
   
"Kami sekarang mengkaji pembekuan keikut-sertaan kami dalam dialog yang dituan-rumahi Kairo sebagai bagian dari pembunuhan dua mujahid kami di kota Qalwilya di Tepi Barat," kata Salah Al-Bardaweel, juru bicara Hamas, kepada wartawan di Jalur Gaza.
   
Tiga personel polisi dan seorang warga sipil juga tewas dalam bentrokan bersenjata yang meletus Minggu pagi antara dua anggota Hamas yang bersenjata dan pasukan keamanan. Al-Bardaweel kembali menyatakan bahwa apa yang terjadi adalah "persekongkolan Pemerintah Otonomi (Nasional) Palestina (PNA) dan Israel yang dirancang guna mengakhiri perlawanan dan menggulingkan Hamas", di Tepi Barat Sungai Jordan --yang dikuasai oleh faksi Fatah, pimpinan Abbas.
   
Sejak Hamas mengusir pasukan pro-Abbas dan merebut kekuasaan di Jalur Gaza pada 2007, kedua pihak tersebut saling menindas pesaing politik mereka, pendukung Hamas di Tepi Barat dan anggota Fatah di Jalur Gaza. Namun, baku-tembak di Qalqilya adalah peristiwa yang paling mematikan.
   
Ketegangan itu muncul saat semua faksi Palestina mulanya dijadwalkan menandatangani kesepakatan perujukan di ibu kota Mesir, Kairo, pada 7 Juli. Sebelum itu, Mesir akan terus menaja berbagai upaya guna menjembatani jurang pemisah antara Hamas dan Fatah yang belum berhasil menyepakati pemerintah persatuan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau