Presiden Korsel Harapkan Pulau Jeju Beri "Energi" buat SBY

Kompas.com - 01/06/2009, 11:02 WIB

PULAU JEJU, KOREA SELATAN, KOMPAS.com — Menjelang peresmian berlangsungnya ASEAN Republic of Korea-Commemorative Summit yang diselenggarakan di Pulau Jeju, Korea Selatan, Kepala Negara Indonesia dan Korsel sempat mengadakan pertemuan pendahuluan.

Dalam kesempatan itulah Presiden Lee Myung-bak menyampaikan harapannya agar kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Pulau Jeju bisa melahirkan kesegaran dan energi bagi SBY saat kembali ke Jakarta nanti.

"Saya berharap pertemuan yang diselenggarakan di Pulau Jeju ini dapat memberikan kesegaran dan tenaga baru bagi Presiden saat kembali ke Jakarta," kata Presiden Lee melalui penerjemahnya yang menggunakan bahasa Inggris sebelum memulai perundingan bilateral antara Korsel dan Indonesia di Hotel Hyatt Regency, Pulau Jeju, Senin (1/6).

Dalam kesempatan ini pula secara khusus Lee menyampaikan apresiasi atas kesediaan SBY untuk hadir di Korsel, padahal kondisi di Indonesia saat ini tengah disibukkan dengan berbagai aktivitas menjelang pemilu presiden. Jadi, kedatangan SBY dalam summit yang akan berlangsung hingga Selasa tersebut dinilai sebagai suatu kehormatan tersendiri bagi Korsel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau