Massa: Brawn GP Bakal Juara Dunia

Kompas.com - 04/06/2009, 23:08 WIB

ISTANBUL, KOMPAS.com - Tanpa mengecilkan perubahan dan pengembangan mobil yang dilakukan timnya, Ferrari, Felipe Massa mengakui bahwa gelar juara dunia Formula 1 (F1) musim 2009 ini hampir pasti menjadi milik Brawn GP. Acuan pebalap asal Brasil itu adalah performa fantastis Brawn pada enam seri yang sudah dilakoni.

Ya, Brawn sangat dominan. Dari enam kali balapan, tim debutan F1 tersebut menjadi juara lima kali dan duo pebalapnya nyaris tak pernah terlempar dari posisi lima besar. Karena itulah, Massa menilai Brawn paling difavoritkan untuk mendapat mahkota juara.

"Saya bukan tipe orang yang dengan mudah menyerah, sehingga saya akan terus berjuang sampai tikungan terakhir di pengujung seri musim ini. Tetapi menurut pengalamanku, Brawn yang berpeluang besar menjadi juara," ungkap Massa di Istanbul, Kamis (4/6).

"Nyaris tak bisa dipercaya jika pada akhirnya mereka tak menjadi juara dunia. Bagi saya, perjuangan mengejar gelar itu sudah berlalu.

"Mungkin untuk Red Bull belum, tetapi bagi kami, sudah jauh tertinggal di belakang untuk mengejar yang di depan. Itu bukan berarti kami tak mau menang di setiap balapan yang tersisa. Saya akan terus berusaha keras untuk menang sebanyak mungkin pada musim ini, dan kami akan berjuang sampai akhir. Secara matematis memang masih mungkin, tetapi sangat sulit.

"Bagi saya, agak sulit untuk yakin bahwa Brawn tidak akan menambah banyak poin lagi. Mereka memiliki mobil yang kompetitif sehingga mudah mendapatkan angka. Jadi, meskipun kami menang banyak kali, mereka juga bisa menambah banyak poin.

"Meskipun demikian, kami akan tetap berjuang sampai akhir dan terus mencoba untuk menang sebanyak mungkin sehingga bisa dilihat di mana kami berada kelak," tambah Massa yang sedang mengincar kemenangan pertamanya pada musim ini di GP Turki.

Saat ini, semua pebalap sedang mempersiapkan diri menghadapi persaingan di Istanbul, Turki, pada akhir pekan nanti. Pada seri ini, Massa dan Ferrari tampak optimistis bisa menjadi juara, menyusul rekornya yang cukup bagus di sirkuit ini karena pada tiga musim terakhir menempati pole position dan menjadi juara.

Hal lain yang membuat Scuderia bergairah adalah meningkatnya performa kendaraan, setelah mengawali musim ini dengan sangat buruk. Meskipun demikian, Massa mengatakan terlalu dini untuk berpikir bahwa Ferrari adalah tim terkuat kedua setelah Brawn.

"Setelah di Barcelona, pada balapan terakhir kami menunjukkan perbaikan yang menyenangkan. Kami masih ingin melakukan perbaikan sehingga bisa berada di posisi untuk bersaing memperebutkan juara.

"Jika itu terjadi di sini maka sangat fantastis, berada di sini dengan mobil yang kompetitif untuk menang. Tetapi jika tidak di sini, saya berharap kami akan terus melakukan pengembangan untuk memperbaiki mobil.

"Saya pikir, kami belum bisa mengatakan bahwa kami terbaik kedua. Untuk saat ini, kami baru satu kali berada di depan Red Bull, sehingga kami harus perlu beberapa balapan lagi berada di depan mereka dan Brawn. Jika demikian, baru bisa dikatakan demikian. Balapan ini sangat, sangat kompetitif.

"Kami akan menemui balapan lain yang sulit. Brawn sangat kuat, Red Bull juga sangat bagus di trek ini. Tetapi kami memiliki beberapa bagian baru pada mobil, yang tentu saja memberikan performa lebih bagus. Jadi, saya siap berjuang untuk menang atau meraih hasil bagus lagi," unkap runner-up musim lalu tersebut.

Memang, pada balapan terakhir di Monaco dua pekan lalu, Ferrari tampil cukup mengesankan. Mereka bisa finis di posisi 3 (Kimi Raikkonen) dan 4 (Massa), di belakang duo Brawn, Jenson Button dan Rubens Barrichello.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau