JAKARTA, KOMPAS.com — Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Endang Sulastri mengaku bahwa monolog Butet Kertaradjasa tidak ada dalam gladi resik acara Deklarasi Pemilu Damai. Gladi resik ini dilakukan, Rabu (10/6) siang tadi. "Memang pada saat gladi resik tidak ada. Tidak muncul itu," kata Endang, seusai Deklarasi Pemilu Damai di Hotel Bumikarsa Bidakara, Jakarta, Rabu malam.
Seperti diketahui, dalam acara deklarasi ini, seniman Butet bermonolog dengan menggambarkan kondisi bangsa Indonesia lima tahun terakhir yang cukup menyedihkan. Monolog ini masuk dalam atraksi kesenian yang disuguhkan pasangan Mega-Prabowo dan memakan waktu lebih dari 20 menit. Padahal, KPU hanya memberikan waktu pada masing-masing pasangan untuk mempertunjukkan atraksi kesenian dan orasi sekitar 20 menit.
Menanggapi hal ini, Endang mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan kelonggaran waktu bagi pasangan ini. "Tadi kita tidak menambahkan waktu, cuma kita tidak mungkin menghentikan di tengah-tengah," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang