ROMA, KOMPAS.com — Italia nyaris dipermalukan Selandia Baru dalam pertandingan persahabatan, Rabu atau Kamis (11/6). Sempat tiga kali tertinggal, Italia akhirnya harus susah-payah memenangkan pertandingan dengan skor 4-3.
Penyerang Italia, Alberto Gilardino dan Vincenzo Iaquinta, masing-masing mencetak dua gol untuk menyelamatkan wajah "Gli Azzurri". Ini pertandingan pemanasan menuju Piala Konfederasi, 14-28 Juni nanti. Kedua tim tampil di turnamen tersebut. Meski terhindar dari malu, Italia dipastikan harus membenahi banyak hal sebelum menghadapi Piala Konfederasi.
Pada pertandingan itu, Italia tertinggal lebih dulu setelah penyerang Shane Smeltz mengoyak jala Marco Amelia di menit ke-14. Setelah bersusah-payah, Alberto Gilardino akhirnya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-33.
Belum lagi menguasai keadaan, Italia kembali dipaksa tertinggal untuk kedua kalinya akibat tembakan penyerang Christopher Killen pada menit ke-42. Lagi-lagi, Gilardino mampu menjauhkan ancaman kalah dengan mencetak gol kedua sekaligus penyama kedudukan pada menit ke-48.
Dua kali tertinggal tak membuat Italia belajar. Pada menit ke-57, jala "Gli Azzurri" bergetar untuk ketiga kalinya. Kali ini, Amelia ditaklukkan oleh tendangan penalti Killen.
Meski tiga kali tertinggal lebih dulu, Italia masih dipeluk Dewi Fortuna. Pada menit ke-68, Italia menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui Iaquinta. Iaquinta jugalah yang memastikan kemenangan 4-3 bagi Italia setelah tembakannya di menit ke-73 gagal dihalau kiper Glen Moss. Meski selamat dari aib kekalahan, tiga gol yang bersarang di gawang Italia menunjukkan lemahnya lini pertahanan mereka.
Pelatih Italia Marcello Lippi mengakui masih ada beberapa hal yang harus dibenahi pasukan mudanya. Menurutnya, hasil 4-3 tidak terlalu buruk untuk masa pramusim ini.
"Kami membuat kesalahan dan membayar untuk itu. Tetapi, kemudian kami mengubahnya pada akhir (pertandingan)," papar Lippi.
"Ada hal baik dan buruk, itu normal. Kesalahan selalu mengkhawatirkan, tentunya, tetapi tadi adalah sesi latihan yang bagus," ujarnya.
Menambahkan pendapat Ancelotti, penyerang Fabio Quagliarella menilai, Selandia Baru bisa merepotkan Italia karena mereka bermain dengan motivasi menumbangkan raksasa. Selain itu, Italia masih bereksperimen dengan skema 4-2-3-1.
"Ini adalah sistem baru dan pelatih mengatakan bahwa kami bisa mencobanya, karena Anda tak pernah bisa mengatakan apakah kami membutuhkannya (tatik itu) lagi. Itulah tujuan pertandingan persahabatan," ujar Quagliarella.
"Mari jangan lupakan bahwa kami adalah Italia. Jadi, setiap orang yang menghadapi kami ingin memberikan yang terbaik dan mendapatkan gengsi dari (usaha) merepotkan juara Piala Dunia," lanjutnya.
Duel persahabatan ini merupakan bagian persiapan Italia menghadapi Piala Konfederasi di Afrika Selatan, 14-28 Juni mendatang. Pada turnamen itu, Italia berada di Grup B bersama dengan Amerika Serikat, Brasil, dan Mesir. Sedangkan Selandia Baru berada di Grup A. (CH4)
Hasil Pertandingan Persahabatan, Rabu (10/6):
Belarusia 2-2 Moldova
Albania 1-1 Georgia
Estonia 0-0 Portugal
Italia 4-3 Selandia Baru