JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden PDI Perjuangan-Gerindra, Prabowo Subianto, mengisi hari kedua kampanye terbuka pemilihan presiden, Sabtu ( 13/6 ), dengan menghadiri dialog dan tatap muka dengan ratusan pengusaha Tionghoa yang tergabung dalam Forum Demokrasi Kebangsaan (Fordeka). Dialog dan tatap muka digelar Fordeka di Restoran Nelayan, Ancol, Jakarta Utara.
Selain pengusaha Tionghoa, sejumlah anggota LSM yang berafiliasi dengan masyarakat Tionghoa dan media massa berbahasa Mandarin juga menjadi peserta dialog.
Prabowo, yang mendapat giliran pertama dialog, mengenakan kemeja batik bernuansa warna krem dan merah marun. Tak terlihat anggota Tim Kampanye ataupun petinggi partai PDI Perjuangan dan Gerindra yang mendampinginya.
Ketua Umum Forum Demokrasi Kebangsaan, Hartono, mengatakan, pihaknya akan mengundang para cawapres secara bergiliran. Sebagai pasangan dengan nomor urut satu, Prabowo mendapatkan kesempatan pertama. Pekan depan dan berikutnya, giliran Boediono dan Wiranto yang akan diberikan kesempatan berdialog.
"Sebagai LSM, Fordeka ingin mengarahkan bagaimana cara berdemokrasi dan tunjukkan rasa kebangsaan dan khususnya dalam konteks Tionghoa," ujarnya dalam sambutan sebelum dialog berlangsung.
Hartono berharap, dengan dialog, akan mengenal lebih dekat bagaimanan sosok cawapres yang akan dipilih. Ia mengatakan, seluruh calon yang maju pada kontestasi pilpres dinilai memiliki kualitas yang baik. Oleh karena itu, masyarakat Tionghoa, dikatakan Hartono, akan mendukung siapapun calon yang terpilih.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang