70 Peserta Ujian Nasional Kaltim Mendapat Nilai Nol

Kompas.com - 16/06/2009, 14:32 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Pengumuman kelulusan ujian nasional (UN) untuk sekolah menengah atas (SMA), sekolah menengah kejuruan (SMK) dan madrasah aliyah (MA) di Kalimantan Timur (Kaltim) ditunda  hingga 19 Juni 2009.
    
"Kami sudah bertemu dengan kepala dinas pendidikan kab/kota di Kaltim, pengumuman kelulusan yang semula akan dilakukan Senin (15/6) disepakati ditunda pada 19 Juni karena ada hal yang perlu diklarifikasi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kaltim Drs Syafrudin Pernyata, MM, di Samarinda, Selasa.
     
Syafrudin mengatakan sekitar 70 siswa Kaltim mendapatkan nilai nol pada salah satu mata pelajaran, padahal mereka ikut UN. "Kami sudah mengirimkan tim  berangkat Jakarta untuk melakukan klarifikasi. Apakah nilai nol ini murni dari hasil ujian, atau disebabkan kesalahan data dari pusat," katanya.
     
Dia menjelaskan dari 70 siswa itu, 17 di antaranya merupakan siswa SMA yang tidak mendapatkan nilai pada salah satu mata pelajaran UN, dan 53 sisanya merupakan  siswa SMK yang tidak mendapatkan nilai pada ujian praktik.
    
"Untuk 17 siswa SMA persoalannya adalah salah satu mata pelajaran nilainya kosong, sedangkan 57 siswa SMK nilai produktivitas belum ada. Padahal nilai itu berpengaruh pada penentuan kelulusan," katanya.
     
Menurut Syafrudin penentuan kelulusan siswa SMA mengacu pada hasil UAN siswa dengan nilai minimal 5,5. Untuk masing-masing mata pelajaran ada batasan nilai minimal 4, sedangkan siswa SMK nilai produktivitas atau nilai kerja praktik lapangan juga menjadi acuan kelulusan.  
     
"Mengacu pada aturan itu secara otomatis mereka tidak bisa diluluskan, karena mereka sudah jelas  tidak memenuhi kriteria kelulusan. Namun demikian  kami masih punya pemikiran bijak, siapa tahu datanya yang salah," katanya.
      
Ia mengatakan jika Diknas Kaltim langsung mengolah data itu, tanpa mencari tahu kebenarannya maka dampaknya bisa merugikan siswa. "Tentu saja siswa yang menjadi korban dan  kami juga tidak mau itu  terjadi, karena kami berharap semua siswa di Kaltim ini  bisa lulus," katanya.
     
Data Diknas Kaltim menunjukkan peserta UN Kaltim mencapai puluhan ribu siswa. Untuk siswa SMA jurusan IPA sebanyak 7.750 orang, IPS 12.164 orang dan Bahasa sebanyak 183 orang. Sedangkan SMK jumlahnya mencapai 19.958 orang dan Madrasah Aliah (MA) sebanyak 2.392 orang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau