Tevez Bakal Tetap Dikenang Setan Merah

Kompas.com - 26/06/2009, 22:54 WIB

SENYUMAN khas menghiasi wajah sangar milik Carlos Tevez saat dia berjalan menuju podium untuk memberikan konferensi pers di markas Manchester United, Stadion Old Trafford, sesaat setelah Red Devils mengalahkan Tottenham Hotspur 3-1 di putaran keempat Piala FA, 27 Januari 2007. Dalam laga itu, Apache – julukan Tevez, turut menyumbangkan sebuah gol.

Sambil bersiap mengambil tempat duduk, Tevez merapikan rambutnya dengan membenarkan letak bando yang melekat di kepalanya. Lantas, apa yang diucapkan Tevez dalam konferensi persnya yang disiarkan live melalui MUTV itu?

“Apa kabar semuanya,” ucap Tevez membuka konferensi persnya. “Aku memiliki dandanan rambut yang agak buruk. Bando ini sedikit membantu menjadikan rambutku teratur. Tapi, bukan rambut yang akan aku jelaskan kali ini. Kemenangan atas Tottenham memang istimewa, terlebih aku kembali mencetak gol. Lebih dari itu, aku kini semakin menikmati masa-masa indahku bersama MU. Keputusanku untuk tetap bermain di Inggris, terutama bersama MU pada awal musim ini kiranya adalah sebuah langkah yang tepat,” papar Carlitos – sapaan akrab Tevez, sambil tersenyum.

Ya, Carlitos telah melakukan sebuah lompatan luar biasa. Selama lebih dari 200 hari sejak menjadi warga Old Trafford pada 10 Agustus 2007, aksi-aksi Tevez telah memberi sentuhan positif dalam permainan Red Devils musim ini. Tevez yang sebelumnya pernah merasakan kerasnya atmosfer Premier League bersama West Ham United, menjadi tak canggung lagi berada di lapangan meski bermain bersama bintang-bintang kawakan macam Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, dan juga Ryan Giggs.

Makin kerasannya Tevez bisa disebutkan lantaran dua sebab yang saling terkait. Pertama, permainan Tevez langsung padu dengan gaya Red Devils. Aksi-aksinya pun terkadang membawa MU meraih hasil positif. Lantaran itulah Tevez dipuji rekan-rekannya di MU. Dia dianggap sebagai pemain yang memberikan pengaruh positif dalam permainan Red Devils.

“Dia adalah pemain hebat. Cepat, agresif, umpan yang akurat, dan insting mencetak gol yang tinggi adalah kelebihannya. Aku menyebutnya sebagai pemain yang memiliki kemampuan komplet. Luar biasa dia bisa beradaptasi dengan cepat. Tak berlebihan jika aku juga menyebutnya sebagai salah satu kunci permainan MU. Di luar lapangan dia adalah teman yang menyenangkan, di dalam lapangan dia salah satu komponen penting permainan tim,” sebut gelandang Cristiano Ronaldo seperti dirilis The Sun.

Sir Alex Ferguson pun tak kuasa untuk tidak memberikan pujian setelah melihat penampilan atraktif penyerang didikan asli klub Argentina, All Boys, tersebut. Sir Alex sangat kagum dengan performa yang ditunjukkan Tevez dan menilai dia kunci permainan, di samping Rooney dan Ronaldo.

“Saya sangat puas dengan penampilan Carlos. Dia sangat istimewa. Tevez pun sanggup menghapus anggapan banyak pihak tak bisa bermain baik bila diduetkan dengan Rooney yang memiliki tipe permainan seupa. Buktinya, keduanya bisa menjadi duet yang sehati. Tak masalah meski tipe permainan dan juga fisik keduanya hampir sama,” papar Sir Alex.

TERPAKSA PERGI
Kesan hangat dan menyenangkan yang dirasakannya pada musim pertamanya membela Red Devils membuat Tevez berharap bisa lebih lama bermain di Theatre of Dreams. Seperti diketahui, ketika merekrut Tevez pada awal musim 2006-07, status pemain yang dimiliki oleh perusahaan agen pemain Media Sports Investment (MSI) yang diketuai oleh Kia Joorabchian adalah pinjaman selama dua tahun. Itulah sebabnya Carlitos berharap statusnya bisa dipermanenkan.

“MU adalah sebuah klub yang luar biasa dan akan menjadi fantastis bagiku bila bisa bertahan di sini dalam status sebagai pemain permanen. Salah satu impianku adalah memenangkan banyak trofi bersama MU. Aku ingin membayar kepercayaan yang selama ini telah diberikan manajemen klub dan fans terhadapku. Akan sangat menyenangkan  apabila bisa membuat mereka senang.”
 
Sir Alex sebelumnya pernah menegaskan bahwa dirinya telah memastikan Carlitos bakal berada di Old Trafford untuk jangka waktu lama. Melihat penampilan menawan Carlitos, bukan tak mungkin pembicaraan mengenai kontrak permanen untuknya tak lama lagi datang. Sepertinya memang tinggal menunggu waktu saja.
 
Namun, keinginan dua pihak itu terkendala juga. 30 Juni ini, tepat masa peminjaman Tevez di MU berakhir. Ternyata, MU tidak membelinya secara permanen dengan alasan terlalu mahal.

Padahal, Tevez tetap berperan penting dalam permainan MU. Meski musim ini sering menjadi pemain cadangan, setiap tampil Tevez selalu memberi makna.

Tevez sendiri sebenarnya ingin bertahan. MU juga berharap begitu. Namun, MU mundur dan enggan membeli Tevez secara permanan, hingga dia harus mencari klub baru. Padahal, dia sudah telanjur dicintai publik Manchester. Sang bintang itu pun harus mengucapkan selamat tinggal.

Meski begitu, dia akan tetap dikenang oleh publik Manchester. Apalagi, dia telah mendedikasikan kemampuannya buat Setan Merah dengan baik. (EDY/SOCCER)

Fakta Tevez
Nama lengkap :
Carlos Alberto Tevez  
Julukan : Apache
Lahir : Ciudadela, Buenos Aires, (Argentina), 5 Februari 1984
Tinggi/Berat : 169 cm/77 kg
Posisi : Striker
Nomor kostum : 32 (Manchester United)
Debut Premier League : 10 September 2006, West Ham 1-1 Aston Villa  
Debut timnas : 30 Maret 2004, Argentina 1-0 Ekuador

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau