BAGHDAD, KOMPAS.com - Sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar terbuka yang padat pengunjung di kota Kirkuk, Irak bagian utara serta menewaskan sekitar 24 orang. Ini merupakan peringatan dari tantangan yang dihadapi oleh pemerintah Irak saat pasukan AS ditarik dari beberapa kota di Irak.
Ledakan itu berlangsung saat warga Irak merayakan hari yang ditetapkan pemerintah Baghdad sebagai Hari Kedaulatan Nasional yang menandai penarikan pasukan tempur AS dari beberapa wilayah Irak. Ledakan itu berlangsung beberapa jam setelah 4 tentara AS tewas dalam pertempuran di Baghdad Senin (29/6).
Meskipun aksi kekerasan berlanjut, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki meyakinkan warganya bahwa pasukan pemerintah yang mengambil kendali wilayah pedalaman mampu menjamin keamanan. "Mereka yang berpendapat warga Irak tidak mampu melindungi negaranya dan penarikan pasukan asing akan menciptakan kevakuman keamanan telah salah kaprah," kata Nouri al-Maliki dalam pidato televisi yang disampaikan secara nasional.
Nouri al-Maliki hadir pada sebuah parade militer di Zona Hijau, Baghdad, saat pasukan dan polisi Irak berbaris dalam formasi dan beberapa helikopter Irak terbang di atasnya. Penarikan pasukan AS yang rampung Senin merupakan bagian pakta keamanan AS-Irak serta menandai langkah besar pertama menuju penarikan seluruh pasukan AS dari Irak pada 31 Desember 2011.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang