Wah, Mahasiswa Korea Saja Mau ke Gunung Kidul!

Kompas.com - 01/07/2009, 13:45 WIB

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Universitas Kyung Won, Korea Selatan, memberikan pendampingan kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk membantu mempercepat pembangunan daerah pedesaan di kabupaten tersebut.

"Kami gembira dengan pemberian bantuan sosial dan pendampingan dari mahasiswa, dosen serta pemerintah provinsi Gyeongsanbuk-Do Korea Selatan kepada masyarakat Gunungkidul," kata staf ahli Gubernur DIY Bayudono dalam pembukaan acara 'The Youth Saemaul Overseas Service 2009' di Wonosari, Rabu (1/7).

Dia mengatakan program ’sister city’ dengan pendampingan pembangunan oleh para mahasiswa Korea selatan itu akan berlangsung hingga 11 Juli, dengan proyek yang akan digarap adalah Desa Kampung, Kecamatan Ngawen dan Desa Pacarejo Kecamatan Semanu. Program kerja sama yang dijalin oleh pemerintah DIY dengan Provinsi Gyeongsanbuk-Do Korea Selatan itu untuk bisa bertukar pengalaman mengenai penerapan model percepatan pembangunan desa.

Sementara itu, pimpinan Universitas Kyung Won Park Yaung Min menyatakan bahwa program ini diharapkan mampu memperkuat hubungan Korea Selatan dan Indonesia. Selain itu, kata dia, beberapa model pembangunan pedesaan yang dilakukan Korea Selatan pada 1970-an dapat diadaptasi oleh pemerintah Indonesia untuk diterapkan pada pembangunan desa-desa tertinggal.

"Program pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan di Korea Selatan dinamakan ’saemaul undong’, dalam program ini kami menitikberatkan pada tiga hal pokok yaitu kegotongroyongan dalam melakukan pembangunan, kemandirian serta semangat kerja antara pemerintah dan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan, selama sebelas hari di Gunungkidul, mahasiswa Korea Selatan ini akan melakukan bakti sosial, perbaikan sarana pendidikan, pelayan kesehatan, pendampingan pengenalan pembangunan desa, penelitian sumber mata air dan pemberian peralatan belajar bagi siswa sekolah dasar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau