Ranking Irit Mobil Hibrida di Dunia

Kompas.com - 03/07/2009, 10:21 WIB

KOMPAS.com — Hampir seluruh produsen mobil dunia membuat mobil hibrida. Ada yang masih konsep, dan tentu saja beberapa merek sudah memproduksi dan memasarkannya secara massal. 

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh situs hybridcars.com, ternyata Toyota Prius menduduki peringkat paling atas.

Karena itu, wajar saja, yang paling banyak laku, ya... Prius. Sampai saat ini, 1,7 juta unit Prius terjual di seluruh dunia. Paling banyak terjual di Amerika Serikat. Di Amerika Serikat, Prius menjadi ikon mobil hibrida, bahkan menjadi nama generik mobil hibrida.

No.
Merek
Konsumsi
bbm mpg (kpl)
Harga*
(US$)
1
Toyota Prius
50 (21,5)
22.000
2
Honda Civic
42 (17,8)
22.600
3
Honda Insight
41 (17,4)
19.800
4
Ford Fusion
39 (16,6)
27.300
5
Mercury Milan
39 (16,6)
27.500
6
Nissan Altima
34 (14,4)
25.100
7
Toyota Camry
33 (14,0)
25.500
8
Ford Escape
32 (13,6)
29.300
9
Mercury Mariner
32 (13,6)
29.800
10
Mazda Tribute
32 (13,6)
-
)* Harga di Amerika Serikat.

Sejak debut generasi kedua Toyota Prius pada 2003, mobil hibrida ini terus naik pamor dari “niche product” menjadi “best seling” nomor tiga dari seluruh produk Toyota yang dijual di Amerika Serikat. Performa Prius belum bisa disamai mobil hibrida lain. Dengan kemampuan tersebut, tingkat kepuasan pemakai Prius terhadap mobil ini konsisten 98 persen.

Prius generasi ketiga dimensinya lebih besar. Bodi lebih panjang 100 mm dan 25 mm lebih lebar. Mesin lebih besar dan juga bertenaga. Semula menggunakan mesin 1,5 liter, kini 1,8 liter. Tenaga mesin naik dari 110 PS menjadi 136 PS.  

Kendati demikian, sampai saat ini hanya Toyota Prius yang bisa menghasilkan konsumsi bahan bakar 21,5 km/liter!

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau