Persisam Beri Aji Kepercayaan Penuh

Kompas.com - 03/07/2009, 23:37 WIB

SAMARINDA, KOMPAS.com - Manajemen Persisam Samarinda menaruh kepercayaan penuh kepada Aji Santoso untuk membentuk tim dalam menghadapi kompetisi sepak bola paling bergengsi di tanah air, yakni Indonesia Super Liga (ISL) musim depan.     

"Aji memboyong beberapa pemain Persik dan Arema ke Persisam. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada dia (Aji) untuk membentuk tim terbaik dalam menghadapi ISL musim depan," ujar Aidil Fitri, manajer Persisam Putra di Samarinda, Jumat (3/7).  

Pihaknya menyerahkan hal itu kepada Aji Santoso serta tidak mempersoalkan materi tim yang umumnya mantan pemain Persik Kediri dan Arema Malang karena mengakui pemain yang dibawa itu memang dianggap berkualitas.

"Pemain yang dibawa sesuai dengan kriteria yang diinginkan oleh Persisam, jadi tidak salah kami mempercayai penuh kepada Aji untuk membentuk tim," imbuh dia.

Bentuk kepercayaan itu terlihat dari susunan pemain, umumnya bermaterikan orang-orang yang dibawa oleh Aji yang kini menjadi Pelatih Persisam.

Ia mengatakan bahwa pihaknya memberikan kepercayaan penuh kepada  mantan bek kiri Timnas tersebut agar Persisam bisa tampil memuaskan dalam laga ISL musim depan.

"Saya memberikan kebebasan pelatih untuk memilih pemain yang dianggap bisa diajak bekerja dalam tim nantinya. Kami menginginkan agar lahir dream team dan tujuan akhirnya bisa menjuarai kasta paling bergengsi untuk persepakbolaan nasional itu," ujarnya mengenai ambisi pihak manajemen Persisam.

Ia menyatakan, pemain yang bergabung dengan Persisam Putra saat ini adalah pemain yang diyakininya mampu bermain sesuai dengan harapan pelatih.

"Sebagian  besar pemain merupakan mantan anak buahnya. Jadi saya optimistis Aji tahu karakter masing-masing pemain. Sudah tentu ini sebuah persyaratan utama untuk memudahkan dia dalam  meramu taktik dan strategi di lapangan," katanya menerangkan.

Mengenai soal komposisi pemain yang masih kurang terutama di lini depan, Aidil  mengatakan kalau striker incarannya dari Thailand bisa bergabung.

"Teerasil Dangda, ujung tombak Thailand adalah satu pemain yang paling kami inginkan untuk bergabung dengan Persisam," ujar dia.   

Aji bersama Iwan Budianto, H Arna Effendi dan Tommy Ermanto Pasemah, sudah berangkat ke Thailand dalam upaya menggaet Dangda.

"Mengantisipasi upaya kami menggaet Teerasil Dangda maka ada beberapa pemain asing yang dijadikan alternatif untuk mempertajam barisan depan Persisam," ujar Aidil.   

"Kalaupun akhirnya Dangda tak jadi kita dapatkan, saya berharap kami mendapatkan pemain dengan kualitas kurang lebih sama. Rasanya pemain dari Australia atau Maroko punya skill bagus. Harapan utama kami memang Dangda mau bergabung dengan Persisam Putra," ujarnya menegaskan. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau