JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil presiden dan calon presiden Jusuf Kalla optimistis masuk ke putaran kedua Pemilu Presiden 2009. Menurut JK, dirinya optimistis karena suara rakyat sudah lebih baik dan rakyat sudah cukup dijamin haknya untuk memilih.
Optimisme ini juga akan lebih berarti, ungkap JK, jika daftar pemilih tetap (DPT) bersih dari kecurangan, seperti maraknya nama ganda. "Kedua, yang memilih saya lebih banyak," lanjut JK seusai mencontreng di TPS 19 Taman Suropati Menteng Jakarta Pusat, Rabu (8/7).
Jika mampu tembus ke putaran kedua, salah satu ambisi JK adalah berdebat dengan salah satu calon presiden yang juga memiliki dukungan kuat. "Kalau kita debat lagi, saya mau tanya, mi-mi yang satu itu sudah masuk belum?" ujar JK menyindir calon presiden SBY.
Dalam debat capres kedua yang lalu, SBY dan JK "berseteru" soal mi instan. SBY yang memiliki iklan kampanye dengan jingle salah satu merek mi instan "disentil" JK. Menurut JK, makin besar produksi mi instan akan berpotensi menyebabkan inflasi sebab impor gandum meningkat.
SBY menjawab, mi instan yang dikonsumsinya tidak hanya terbuat dari gandum, tetapi juga dari sukun, sagu, dan ketela sebagai upaya penurunan impor gandum.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang