SBY-Boediono Menang di TPS Padat Penduduk

Kompas.com - 08/07/2009, 16:27 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono meraih kemenangan di dua tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Medan. Kemenangan pasangan di dua tempat ini lebih dari 50 persen suara yang masuk. Sejauh ini belum ada laporan keberatan dari saksi yang menghadiri penghitungan di TPS tersebut.

Kemenangan pasangan nomor urut dua ini terjadi di TPS 9 di Kelurahan Glugur Darat, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Di tempat ini SBY-Boediono meraih kemenangan mutlak 290 suara. Adapun kandidat lain masing-masing JK-Wiranto meraih 31 suara, dan Megawati-Prabowo meraih 14 suara. Adapun jumlah pemilih terdaftar di TPS ini sebanyak 644 orang.

Pada masa Orde Baru daerah yang dikenal dengan basis Muhammadiyah ini merupakan pemilih Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada Orde Reformasi warga banyak memilih Partai Amanat Nasional (PAN). Namun pada pemilu 2009 ini, saluran politik warga pecah ke Partai Demokrat dan PAN.

Pasangan SBY-Boediono ini juga menang di TPS 5 Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimon, Kota Medan. Di TPS ini SBY-Boediono meraih 316 suara. Adapun pasangan JK-Wiranto meraih 11 suara, dan pasangan Megawati-Prabowo meraih 34 suara. Sementara jumlah pemilih terdaftar sebanyak 801 orang.  

"Masyarakat antusias memilih. Sebagian pemilih menggunakan kartu tanda penduduk," tutur Ketua KPPS 5, Kelurahan Aur, Yahya, Rabu (8/7) ditemui di lokasi TPS 5.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau