MAGETAN,KOMPAS.com-Potongan tubuh berjenis kelamin perempuan ditemukan di bawah Jembatan Mojosemi II di Singolangu, Sarangan, Plaosan, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 13.15, Minggu (12/7).
Yang ditemukan hanya bagian badan, sehingga polisi kesulitan mengetahui identitas korban.
Potongan tubuh ini ditemukan oleh Sukir dan Kadri, dua pemilik warung makanan dan minuman yang berlokasi sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan.
Saat itu, menurut Kadri, dirinya dan Sukir hendak memperbaiki pipa air yang bocor di bawah Jembatan Mojosemi II. Untuk menutup pipa yang bocor, keduanya berencana menggunakan kantong plastik berwarna merah yang mereka temukan sekitar sepuluh meter dari pipa yang bocor.
Namun saat kantong plastik dibuka, K adri melihat potongan tubuh di dalamnya. Kadri dan Sukir kemudian melaporkan temuannya itu ke Polsek Plaosan.
Setelah dilihat menggunakan tongkat oleh petugas Polsek Plaosan, ternyata potongan tubuh di kantong plastik itu hanya bagian badan seorang perempuan (di atas pusar sampai pangkal paha) dengan usus terurai keluar.
Tidak ditemukan bagian kepala, tangan, dan kaki di plastik itu. Selain itu, tidak juga ditemukan tanda pengenal ataupun barang lainnya.
Lokasi tempat ditemukannya potongan tubuh ini berada di jalan yang jarang dilintasi kendaraan. Samping kanan dan kiri jalan adalah kawasan hutan yang jauh dari pemukiman penduduk. Kemudian saat malam hari, tidak ada lampu penerangan di daerah itu.
Potongan tubuh kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Sudono, Madiun untuk diotopsi. Otopsi dilakukan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Surabaya. Sementara di lokasi potongan tubuh ditemukan, petugas dari Polres Magetan memasang garis polisi.
Di RSU Dr Sudono, petugas di instalasi kamar jenasah, Darmin, memperkirakan perempuan itu sudah meninggal sekitar dua hari sampai tiga hari yang lalu.
Menurut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magetan Ajun Komisaris Besar Jakub Prajogo, pihaknya sekarang masih menyelidiki kasus penemuan potongan tubuh tersebut dan menunggu hasil otopsi oleh Labfor Polri. Selain Kapolres Magetan, Kapolwil Madiun Komisaris Besar Achmadi juga datang ke lokasi penemuan potongan tubuh untuk membantu penyelidikan oleh Polres Magetan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang