Potongan Tubuh Perempuan Ditemukan di Bawah Jembatan

Kompas.com - 12/07/2009, 18:37 WIB

MAGETAN,KOMPAS.com-Potongan tubuh berjenis kelamin perempuan ditemukan di bawah Jembatan Mojosemi II di Singolangu, Sarangan, Plaosan, Kabupaten Magetan, sekitar pukul 13.15, Minggu (12/7).

Yang ditemukan hanya bagian badan, sehingga polisi kesulitan mengetahui identitas korban.

Potongan tubuh ini ditemukan oleh Sukir dan Kadri, dua pemilik warung makanan dan minuman yang berlokasi sekitar satu kilometer dari lokasi penemuan.

Saat itu, menurut Kadri, dirinya dan Sukir hendak memperbaiki pipa air yang bocor di bawah Jembatan Mojosemi II. Untuk menutup pipa yang bocor, keduanya berencana menggunakan kantong plastik berwarna merah yang mereka temukan sekitar sepuluh meter dari pipa yang bocor.

Namun saat kantong plastik dibuka, K adri melihat potongan tubuh di dalamnya. Kadri dan Sukir kemudian melaporkan temuannya itu ke Polsek Plaosan.

Setelah dilihat menggunakan tongkat oleh petugas Polsek Plaosan, ternyata potongan tubuh di kantong plastik itu hanya bagian badan seorang perempuan (di atas pusar sampai pangkal paha) dengan usus terurai keluar.

Tidak ditemukan bagian kepala, tangan, dan kaki di plastik itu. Selain itu, tidak juga ditemukan tanda pengenal ataupun barang lainnya.

Lokasi tempat ditemukannya potongan tubuh ini berada di jalan yang jarang dilintasi kendaraan. Samping kanan dan kiri jalan adalah kawasan hutan yang jauh dari pemukiman penduduk. Kemudian saat malam hari, tidak ada lampu penerangan di daerah itu.

Potongan tubuh kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Dr Sudono, Madiun untuk diotopsi. Otopsi dilakukan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Surabaya. Sementara di lokasi potongan tubuh ditemukan, petugas dari Polres Magetan memasang garis polisi.

Di RSU Dr Sudono, petugas di instalasi kamar jenasah, Darmin, memperkirakan perempuan itu sudah meninggal sekitar dua hari sampai tiga hari yang lalu.

Menurut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Magetan Ajun Komisaris Besar Jakub Prajogo, pihaknya sekarang masih menyelidiki kasus penemuan potongan tubuh tersebut dan menunggu hasil otopsi oleh Labfor Polri. Selain Kapolres Magetan, Kapolwil Madiun Komisaris Besar Achmadi juga datang ke lokasi penemuan potongan tubuh untuk membantu penyelidikan oleh Polres Magetan.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau