Serangkaian Bom Meledak di Luar Gereja Baghdad

Kompas.com - 13/07/2009, 02:51 WIB

BAGHDAD, KOMPAS.com — Sejumlah bom meledak di luar lima gereja Kristen di Baghdad, Minggu (12/7), menewaskan empat orang dan mencederai lebih dari 30 lain.

Serangan paling serius dilancarkan dengan peledakan bom mobil di dekat sebuah gereja di Jalan Palestina di Baghdad timur, yang menewaskan empat orang dan mencederai 21 lain. Satu sumber kepolisian mengatakan, sedikitnya delapan orang Kristen termasuk di antara mereka yang terluka.

Beberapa menit kemudian, sebuah bom meledak di luar gereja di distrik Dora di Baghdad selatan, mencederai tiga orang dan merusak bangunan itu. Sebelumnya tiga bom yang disembunyikan di kotak-kotak kardus meledak di dekat pintu gerbang gereja-gereja di distrik Ghadir dan Karrada di Baghdad tengah dan timur. Salah satu ledakan itu mencederai tujuh orang, sementara ledakan-ledakan yang lain tidak menimbulkan korban.

Pertumpahan darah yang terjadi setelah invasi pimpinan AS pada 2003 umumnya menurun. Namun, kekerasan masih terjadi, khususnya di daerah-daerah yang memiliki keragaman etnik dan agama. Penduduk Kristen Irak, yang diperkirakan berjumlah sekitar 750.000 orang, merupakan minoritas kecil di negara mayoritas muslim yang berpenduduk sekitar 28 juta orang itu.

Warga Kristen menjadi sasaran serangan secara sporadis, terutama di Baghdad dan kota Mosul, Irak utara, yang membuat banyak dari mereka pergi ke luar negeri.

Kekerasan meningkat menjelang penarikan pasukan AS pada 30 Juni dari pangkalan-pangkalan perkotaan di Irak. Perdana Menteri Nuri al-Maliki memperingatkan pada Juni bahwa gerilyawan dan milisi mungkin meningkatkan serangan mereka dalam upaya merongrong kepercayaan masyarakat pada pasukan keamanan Irak.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau