"Lilin Kehidupan", Foto Sadar Wisata 2009 Terbaik

Kompas.com - 20/07/2009, 16:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Foto berjudul "Lilin Kehidupan" karya Hadi Setia Dharma, fotografer asal Semarang, ditetapkan dewan juri Lomba Foto Sadar Wisata 2009 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata sebagai foto terbaik, meraih juara pertama. Foto tersebut sebelumnya lolos masuk 100 nominasi dari 1.120 foto yang masuk ke panitia lomba.

Ketua Dewan Juri Lomba Foto Sadar Wisata 2009 Departemen Kebudayaan dan Pariwisata, Arbain Rambey, mengatakan, karya yang dikirim para fotografer bagus-bagus, sehingga penetapan pemenang oleh dewan juri didahului perdebatan. "Selamat buat pemenang dan teruslah mempromosikan wisata daerah melalui karya foto," katanya, Senin (20/7) di Jakarta.

Selain Arbain Rambey, dewan juri lain yang terlibat adalah Hilda Sabri (pengamat pariwisata, wartawan Harian Bisnis Indonesia), Oscar Matuloh (fotografer Lembaga Kantor Berita Antara), Sigit Pramono (Fotografer), dan Bakri (Direktur Pemberdayaan Masyarakat Depbudpar RI).

Sedangkan juara kedua, foto berjudul "Borobudur at Misti Morning" karya fotografer Ida Bagus Putra Adnyana, asal Denpasar, Bali. Juara ketiga foto berjudul "Kenangan Out Batavia" karya Safir Makki, fotografer asal Palembang, Sumatera Selatan. Pemenang pertama, kedua, dan ketiga berhak atas hadian masing-masing uang tunai Rp 10 juta, Rp 7,5 juta, dan Rp 5 juta. Juara pertama juga peroleh Piala Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI dan piagam.

Lomba Foto Sadar Wisata 2009 berhadiah total Rp 75 juta ini juga menetapkan tiga pemenang harapan, yaitu juara foto berjudul "Kenangan bersama Mak Itam", karya fotografer Muhammad Fadli, asal Padang, Sumatera Barat. Juara harapan dua foto berjudul "Rutinitas Pagi" karya fotografer asal Sukoharjo, Sugede SS. Dan juara harapan tiga foto berjudul "With Love Keep Bali Clean", karya fotografer asal Denpasar, Bali, IB Andi Sucirta. Juara harapan I, II, dan III berhak atas hadiah uang tunai masing-masing Rp3 juta, Rp2 juta, dan Rp1 juta. Para pemenang juga mendapatkan piagam dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Bakri, mengatakan, tujuan diadakannya Lomba Foto Sadar Wisata 2009 adalah sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan butir-butir Sapta Pesona (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan) melalui seni fotografi. "Hasil karya foto terbaik dari seni fotografi ini menjadi signifikan dalam menginformasikan dan menyebarluaskan peran masyarakat dalam pembangunan pariwisata daerah," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau