Akibat Keputusan MA, Tiga Parpol Tambah Jumlah Kursi

Kompas.com - 23/07/2009, 16:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Akibat putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang membatalkan penghitungan kursi tahap kedua, diperkirakan tiga parpol bakal mengalami penambahan kursi, yakni Partai Demokrat, PDI-P, dan Golkar, dan sisanya kehilangan kursi.

Demikian disampaikan peneliti Center for Electoral Reform (Cetro) Fahmi Ismail, Kamis (23/7). Bahkan, menurut Fahmi, lebih dari 60 kursi bakal berpindah pemilik akibat putusan MA tersebut.

"Tiga partai kursinya tambah, yaitu Partai Demokrat, PDI-P, dan Golkar," kata peneliti Center for Electoral Reform (Cetro) Fahmi.

Fahmi memaparkan, penambahan paling banyak dialami Partai Demokrat dari yang tadinya 149 (26,6 persen) menjadi 180 (32,1 persen) atau bertambah 31 kursi. Penambahan terbanyak kedua akan terjadi pada Partai Golkar dari yang tadinya 106 (18,9 persen) menjadi 125 (22,3 persen) atau bertambah 19 kursi.

Selanjutnya penambahan dialami PDI-P dari yang tadinya 95 kursi (16,9 persen) menjadi 111 (19,8 persen) atau bertambah 16 kursi.

Adapun 6 parpol lain mengalami penurunan jumlah kursi, seperti Gerindra yang tadinya dapat 26 kursi (4,6 persen) menjadi 10 kursi (1,8 persen) atau berkurang 16 kursi. Sedangkan Hanura yang tadinya dapat 16 kursi (28 persen) menjadi 6 kursi (1 persen) atau berkurang 10 kursi.

"Kenyatannya, partai menengah dan baru akan kehilangan kursi," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau