BANDUNG, KOMPAS.com - Kendati dunia pariwisata dalam negeri diperkirakan terpengaruh insiden teror bom di Mega Kuningan, volume penerbangan di bandara Husein Sastranegara ditargetkan tetap tumbuh. Pembukaan rute baru oleh sejumlah maskapai diyakini menambah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.
General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Bandung, Mulya Abdi, akhir pekan lalu di Bandung mengatakan, pihaknya menargetkan mampu melayani sebanyak 1,5 juta penumpang hingga akhir 2010.
"Saat ini, telah dibuka satu rute baru oleh AirAsia yaitu Bandung-Denpasar. Sementara penerbangan Bandung-Singapura oleh maskapai yang sama juga ditambah satu kali penerbangan menjadi dua kali dalam sehari," katanya.
Angkasa Pura terus menjajaki kemungkinan maskapai penerbangan Garuda Indonesa, Malaysia Air, dan Silk Air Singapura untuk melayani rute penerbangan di Bandung. Mulya juga berencana melakukan koordinasi dengan pihak AirAsia untuk melakukan penambahan jadwal penerbangan Bandung-Denpasar jika pada pelaksanannya nanti, rute ini mampu menyedot animo besar dari masyarakat.
Bandara Husein Sastranegara saat ini melayani sekitar enam rute penerbangan nasional dan internasional yang dilayani tiga maskapai penerbangan. Rute penerbangan Bandung-Denpasar dan Bandung-Batam dilayani maskapai Merpati Nusantara Air (MNA), Bandung-Surabaya dilayani Siriwijaya Air, Bandung-Kualalumpur (dua penerbangan) dan Bandung-Singapura dilayani AirAsia.
Mulya menjelaskan, jumlah penerbangan yang dilayani di Bandara kebanggaan masyarakat Jabar ini masih mungkin untuk dilakukan penambahan hingga lima maskapai dan beberapa rute perjalanan lainnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang