Bandara Husein Optimistis Tingkat Kunjungan Tak Terpengaruh Bom

Kompas.com - 26/07/2009, 19:48 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Kendati dunia pariwisata dalam negeri diperkirakan terpengaruh insiden teror bom di Mega Kuningan, volume penerbangan di bandara Husein Sastranegara ditargetkan tetap tumbuh. Pembukaan rute baru oleh sejumlah maskapai diyakini menambah kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara Bandung, Mulya Abdi, akhir pekan lalu di Bandung mengatakan, pihaknya menargetkan mampu melayani sebanyak 1,5 juta penumpang hingga akhir 2010.

"Saat ini, telah dibuka satu rute baru oleh AirAsia yaitu Bandung-Denpasar. Sementara penerbangan Bandung-Singapura oleh maskapai yang sama juga ditambah satu kali penerbangan menjadi dua kali dalam sehari," katanya.

Angkasa Pura terus menjajaki kemungkinan maskapai penerbangan Garuda Indonesa, Malaysia Air, dan Silk Air Singapura untuk melayani rute penerbangan di Bandung. Mulya juga berencana melakukan koordinasi dengan pihak AirAsia untuk melakukan penambahan jadwal penerbangan Bandung-Denpasar jika pada pelaksanannya nanti, rute ini mampu menyedot animo besar dari masyarakat.

Bandara Husein Sastranegara saat ini melayani sekitar enam rute penerbangan nasional dan internasional yang dilayani tiga maskapai penerbangan. Rute penerbangan Bandung-Denpasar dan Bandung-Batam dilayani maskapai Merpati Nusantara Air (MNA), Bandung-Surabaya dilayani Siriwijaya Air, Bandung-Kualalumpur (dua penerbangan) dan Bandung-Singapura dilayani AirAsia.

Mulya menjelaskan, jumlah penerbangan yang dilayani di Bandara kebanggaan masyarakat Jabar ini masih mungkin untuk dilakukan penambahan hingga lima maskapai dan beberapa rute perjalanan lainnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau