"Kantata Takwa" Wakili Indonesia di Festival Film Brisbane

Kompas.com - 27/07/2009, 14:29 WIB

BRISBANE, KOMPAS.com--"Kantata Takwa" menjadi satu-satunya film karya sineas Indonesia yang ikut memeriahkan Festival Film Internasional Brisbane (BIFF) yang akan berlangsung selama 11 hari mulai Kamis (30/7).

Informasi yang dihimpun ANTARA News di Brisbane, Senin, menyebutkan, film Indonesia yang dirilis tahun 2008 itu akan diputar dua kali, yakni pada 4 dan 9 Agustus.

Film semi dokumenter yang antara lain dibintangi WS Rendra, Iwan Fals, Sawung Jabo, Setiawan Djody, dan Clara Sinta itu menyuarakan protes terhadap rezim represif Orde Baru.

BIFF 2009 yang acara pembukaannya akan dilangsungkan di Sinema "Regent" Brisbane pada 30 Juli malam itu dimeriahkan puluhan film dari 48 negara.

Tuan rumah, Australia, menyuguhkan 37 film dalam festival film yang sudah digelar sejak 1992 dan menyedot sedikitnya 350 ribu pencinta film di negara itu.

Di antara film-film Australia yang diputar selama BIFF itu adalah Aunty Maggie and the Womba Wakgun, Balibo, Bourke Boy, Chainsaw, Dance of Death, Darra Dogs, dan Dreamland.

Selain dimeriahkan film-film Indonesia dan Australia, BIFF 2009 juga menyuguhkan film-film dari 44 negara lainnya, seperti Belanda, Jepang, Kazakhstan, Jerman, Uruguay, Amerika Serikat, Swedia, Norwegia, dan Inggris.

Pada Juli dan Agustus 2009 ini, selain menyelenggarakan BIFF, Australia juga menggelar Festival Film Internasional Melbourne (MIFF).

Seperti halnya di BIFF, film Indonesia juga ikut memeriahkan MIFF. Di festival film Melbourne yang berlangsung dari 24 Juli hingga 9 Agustus itu, Indonesia mengikutsertakan tiga film, yakni Babi Buta yang Ingin Terbang, Rumah Gila, dan Jermal.

Di dua festival film internasional itu, panitia menyuguhkan film Balibo karya Sutradara Robert Connolly yang mengangkat kisah kematian lima orang jurnalis asal Australia di Timor Timur tahun 1975.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau