BANDUNG, KOMPAS.com — Calon pelatih Persib Bandung pada musim mendatang, Jaya Hartono, sudah tiba di Bandung, Rabu (29/7) pagi. Jaya hadir bersama dengan bek Persib musim lalu Hariono.
Rencananya, Jaya dan Hartono akan bergabung dengan tim Persib yang dijamu Selangor FC di Stadion Shah Alam Selangor, Malaysia, Jumat besok.
Jaya menyatakan siap menukangi Persib pada Liga Super Indonesia 2009/2010 yang rencananya mulai bergulir Oktober mendatang. Ia sudah memiliki rancangan daftar pemain yang akan berseragam biru meskipun dirinya belum terikat kontrak secara resmi.
"Susunan pemain akan saya sampaikan pada manajemen sepulang dari Selangor nanti," kata Jaya. Ia akan hadir di Selangor untuk memantau pemain yang berpotensi membela Maung Bandung.
Pelatih yang membawa Persib menempati peringkat ketiga pada liga musim lalu ini telah menetapkan hati untuk melatih Persib meski sebelumnya nyaris merapat di Persebaya Surabaya.
"Waktu itu saya sudah hampir deal dengan Persebaya. Namun, Pak Umuh (Direktur PT Persib Bandung Bermartabat) menelepon saya. Ia menanyakan, apakah saya sudah tanda tangan (kontrak) dengan Persebaya? Apakah sudah ada uang muka? Saya jawab belum," kata Jaya.
Mendengar jawaban itu, Umuh lalu meminta dirinya memikirkan kembali kontrak dengan Persebaya.
Kontrak
Seperti diberitakan sebelumnya, Jaya akhirnya tidak pernah menandatangani kontrak dengan Persebaya. Manajemen "Bajul Ijo" pun kelimpungan. Jaya mengabaikan godaan nilai kontrak yang ia sebut jauh dari jumlah yang ia dapat dari Persib pada musim lalu. Apa pun dampaknya, kini Jaya telah berada di Bandung.
"Saya sungguh-sungguh ingin melatih Persib. Kesungguhan itu saya tunjukkan dengan kehadiran saya di sini meski belum ada penandatanganan kontrak," kata pria yang tiba di Bandung dengan kereta api dari Kediri ini.
Bek disiplin Persib musim lalu, Hariono, yang sebelumnya akan diboyong Jaya ke Persebaya pun kembali menambatkan pilihannya di Persib. "Saya pilih Persib karena adaptasi di sini lebih mudah," kata Hariono. Ia juga menolak tawaran sejumlah klub LSI, seperti Persija Jakarta, Persela Lamongan, dan Persik Kediri.
Umuh pun tersenyum mendapati bek itu telah berada di Bandung. "Tinggal diikat saja. Pembicaraan kontrak lebih mudah karena dia sudah ada di sini. Nanti dia juga ikut ke Malaysia. Tentu pembicaraan bisa lebih intensif," kata pengusaha yang musim lalu menjabat sebagai Asisten Manajer ini.
Umuh menyatakan tidak akan mencampuri kewenangan Jaya dalam menyusun skuad Persib. Meskipun demikian, Jaya merasa perlu berkonsultasi dengan Umuh selaku juragan.
Kemarin, Jaya mengutarakan ketertarikannya untuk merekrut mantan pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, Abanda Herman, dan Ismet Sofyan. Ia juga menyebut nama bek PKT Bontang, Wilfreido Galeano Genes.
Sepertinya, Jaya merancang lini belakang Persib untuk digalang Maman Abdurahman dan Nova Ariyanto yang telah bergabung dengan tim Persib ke Selangor, dan Hariono. Satu posisi lagi akan menjadi milik Wilfreido atau Abanda.
Angan-angan itu tidak akan terwujud bila tidak didukung oleh dana. Terlebih lagi, PT PBB masih kekurangan dana untuk membeli pemain. Sejumlah perusahaan pun masih didekati oleh Umuh.
"Mudah-mudahan pembicaraan dengan BNI Life mulus. Kalau berhasil, Persib tidak akan kekurangan dana hingga akhir musim," ujar Umuh optimistis.
Perjanjian dengan produsen peralatan olahraga Diadora pun ia sebut sudah dalam tahap tinggal tanda tangan saja.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang