JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Panitia Lokal (LOC) kunjungan Manchester United (MU) ke Jakarta, Djoko Driyono, di Jakarta, Rabu (5/8), mengakui adanya keterbatasan dana. Ia berharap, masyarakat bersabar menjalani tahapan penguangan kembali (refund) tiket pertandingan yang batal.
Manchester United seharusnya menggelar pertandingan persahabatan melawan tim Indonesia All Star (IAS) di Jakarta, Senin (20/8). Namun, kegiatan itu batal menyusul ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Jumat (17/8).
Panitia lokal menyatakan bertanggung jawab penuh mengembalikan uang tiket. Namun, mengingat besarnya uang yang harus dikeluarkan dan keterbatasan jumlah uang yang dimiliki panitia, pengembalian tiket diatur dalam beberapa tahap.
Saat ini, LOC sudah menyelesaikan pengambalian tiket tahap pertama, yaitu pengembalian tiket yang dibeli langsung melalui loket penjualan panitia. Nilai pengembalian tiket tahap ini mencapai nilai hampir dua miliar rupiah.
"Kita sudah menyelesaikan refund tahap pertama, yang digelar pada 22 Juli-5 September. Terima kasih kepada semua pihak, terutama masyarakat yang mau bersabar dan bekerja sama sehingga refund berjalan lancar," ujar Djoko.
"Karena masih ada beberapa tahapan, kami masih berharap, masyarakat tetap bersabar. Kami siap bertanggung jawab penuh. Namun, karena keterbatasan anggaran dan demi ketertiban, kami akan menyelesaikan proses ini secara bertahap," lanjutnya.
Panitia menjadwalkan, proses refund masih menyisakan empat tahapan lagi. yaitu:
1. Tanggal 6-20 Agustus untuk pengembalian tiket kategori III (Rp 100.000).
2. Tanggal 6-20 Agustus untuk pengembalian tiket kategori II (Rp 250.000).
3. 5-19 September untuk tiket kategori I (Rp 400.000).
4. Tanggal 20 September dan seterusnya untuk tiket kategori VIP dan VVIP (VIP timur, satu juta rupiah; VIP barat Rp 1,5 juta, dan VVIP Rp 3,5 juta.
Bagi mereka yang membeli tiket melalui panitia lokal, pengembalian tiket dilakukan di Sekretariat LOC di Pintu I Gelora Bung Karno, Senayan pada pukul 11.00-17.00. Bagi yang mendapatkan tiket di rekanan LOC, bisa melakukan refund di tempat pembelian, misalnya Rajakarcis.com, Bank Danamon, dan IndoManUtd. Khusus untuk refund melalui rekanan LOC atau ticket box, transaksi dilakukan mulai tanggal 11 Agustus.
"Jeda itu diperlukan untuk mendistribusikan uang dari LOC ke ticket box-ticket box itu," terang Djoko.
Untuk membantu masyarakat, LOC menyediakan situs www.locrefunds.com. Situs ini menyediakan penjelasan soal pengembalian tiket, termasuk daftar nama pemilik tiket yang membeli melalui Sekretariat LOC. Menurut Djoko, data LOC hanya mencatat 600-800 nama untuk pembelian melalui LOC. Selain nama-nama tersebut, refund dilakukan di rekanan LOC atau ticket box tempat mereka membeli tiket.
Djoko juga mengungkapkan, ada sejumlah kalangan yang sudah menyatakan tidak akan menuntut refund. Djoko berterima kasih atas simpati dan perhatian masyarakat ini.
"Saya tidak tahu jumlahnya, namun dari nilai tiketnya, mencapai Rp 1,5-2 miliar. Panitia berterima kasih dan akan mengapresiasi kepedulian mereka," terang Djoko.
Bentuk apresiasi panitia itu berupa jaminan bahwa tiket MU yang dipegang orang-orang itu berlaku untuk kunjungan MU berikutnya.
"Tiket untuk pertandingan MU dengan tim IAS yang sudah dibeli sudah diputuskan akan tetap berlaku untuk tur MU ke Jakarta tahun depan atau tahun 2011. Seandainya ada kenaikan, itu tak berlaku bagi mereka yang tidak me-refund tiket mereka sekarang," ungkap Djoko.
"Misalnya, pemegang tiket kelas satu seharga Rp 400.000. Bila pada kunjungannya berikutnya harganya naik jadi Rp 500.000, ia tak akan diminta menambah uang. Bahkan, jika naik menjadi satu juta pun, ia sama sekali tak perlu menambah apa-apa," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang