Pekanbaru Tuan Rumah Munas Golkar

Kompas.com - 13/08/2009, 22:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Rapimnas Partai Golkar yang berlangsung 12-13 Agustus 2009 di Jakarta memutuskan bahwa Musyawarah Nasional Partai Golkar kedelapan akan diselenggarakan di Pekanbaru, Riau. Hasil Rapimnas juga memutuskan Munaslub akan diselenggarakan pada tanggal 4-7 Oktober 2009.

Putusan penunjukan ibu kota Riau sebagai tuan rumah Munas ini dibacakan oleh Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla, di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (13/8) malam. 

Sementara sebagai antisipasi, Rapimnas juga memutuskan, Makassar akan dipersiapkan sebagai tuan rumah cadangan. "Dengan demikian, maka Makassar otomatis menjadi tuan rumah Munaslub 2014," kata Jusuf Kalla.

Munaslub tersebut, menurut Kalla, juga akan merubah sistem organisasi penyelenggaraan Musda dan Munas. "Munas akan diselenggarakan terlebih dulu, baru kemudian Musda tingkat I dan tingkat II dan selanjutnya," ungkap Kalla.

Hal ini berbeda dengan sistem sebelumnya, yang dilaksanakan pada DPD tingkat II terlebih dulu dan dilanjutkan pada DPD tingkat I, baru kemudian dilanjutkan ke Munaslub.

Menurutnya, hal inilah yang menjadi salah satu alasan mempercepat penyelenggaraan Munas yang semula direncanakan pada Desember. "Agar dapat mengakomodasi sistem yang kita rubah itu," ungkapnya.

Ia juga menilai penting agar para kader Golkar untuk segera menyosialisasikan hasil-hasil yang dicapai dalam Munas untuk dilaksanakan sampai ke tingkat daerah-daerah hingga ke kecamatan.

Dalam pembacaan hasil tersebut, turut hadir antara lain Aburizal Bakrie, Agung Laksono, Priyo Budi Santoso, dan sejumlah fungsionaris Partai Golkar lainnya. Sementara anggota Dewan Penasihat yang juga menjadi kandidat ketua umum Golkar, Surya Paloh, tidak tampak hadir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau