HYDERABAD, KOMPAS.com - Sony Dwi Kuncoro melengkapi kesuksesan pasukan tunggal putra Indonesia yang berlaga di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2009. Sony yang merupakan unggulan keenam tak terlalu kesulitan untuk menaklukkan pemain andalan tuan rumah, Chetan Anand.
Pada pertarungan yang berdurasi 36 menit di Gachibowli Indoor Stadium, Kamis (13/8), Sony menang straight set 21-16 21-16 atas Anand yang merupakan unggulan ke-15. Dengan demikian, Sony mengikuti jejak Taufik Hidayat dan Simon Santoso.
Dengan demikian, hanya di nomor ini (tunggal putra) Indonesia belum kehilangan satu wakil pun yang berhasil maju ke perempat final. Karena pada nomor lain, para punggawa Tanah Air itu sudah berguguran. Di ganda putra dan tunggal putri, Indonesia sudah tersapu bersih, sedangkan di ganda campuran hanya Nova Widianto/Liliyana Natsir yang masih menjadi andalan.
Sony mengawali pertandingan ini dengan sangat meyakinkan. Sejak angka pertama, dia selalu unggul hingga memenangkan game pertama ini dengan 21-16.
Di set kedua, Anand yang berhasil mengalahkan Sony pada pertemuan terakhir mereka tahun lalu, memberikan perlawanan sengit. Pemain andalan India ini nyaris selalu memimpin meskipun cuma selisih satu poin. Tetapi selepas skor imbang 12-12, Sony yang mendominasi karena dia tak terkejar lagi sampai menang 21-16 dan berhak maju ke perempat final.
Namun di babak delapan besar, Jumat (14/8), Sony akan menghadapi ujian yang sangat besar. Pemain nomor satu di Pelatnas Cipayung tersebut harus bertemu unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei.
Jika semua pemain tunggal putra masih bertahan, lain halnya dengan para wakil Indonesia di sektor lain. Di nomor ganda putra, Indonesia dipastikan tanpa wakil setelah pasangan debutan di Kejuaraan Dunia Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan ditaklukkan ganda putra Malaysia Abdul Latif Mohd Zakry/Mohd Tazari Mohd Fairuzizuan.
Sebelumnya, Mohammad Ahsan/Bona Septano yang merupakan unggulan ketujuh, sudah tersingkir di babak kedua. Padahal, mereka diharapkan bisa melangkah lebih jauh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang