PANDEGLANG, KOMPAS.com — Seorang warga Kampung Kebon Cau, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, bernama Nana Maulana dilaporkan hilang. Pria tamatan sekolah dasar itu menghilang pada bulan Juni lalu, dan hingga kini belum pernah mengontak keluarganya di Labuan.
Menurut penuturan Ustaz Fatoni, tokoh masyarakat Desa Labuan, Kamis (13/8), keluarga Nana Maulana melapor telah kehilangan anggota keluarga ke markas Kepolisian Sektor (Polsek) Labuan pada Rabu malam lalu. "Tadi siang sebelum dzuhur, saya mengantar keluarga ke Polda untuk diambil sampel DNA-nya," tuturnya menjelaskan.
Pihak keluarga berinisiatif melapor setelah melihat ada kesamaan nama dengan pelaku bom Ritz-Carlton, Nana Ikhwan Maulana, yang ditayangkan di sejumlah televisi. Pasalnya, Nana Maulana yang asal Kebon Cau itu sudah menghilang sejak bulan Juni lalu. Terakhir kali, Nana berpamitan akan ke luar kota untuk bekerja.
Sejak itu, Nana tidak pernah lagi kontak dengan pihak keluarga. Satu-satunya surat yang dikirim Nana ditujukan kepada salah seorang kakaknya yang tinggal di Bandung. Surat itu dikirim tanpa alamat jelas pengirimnya. Namun, melalui surat itu Nana memberitahukan bahwa dirinya sudah bahagia dan sudah mendapat pekerjaan sehingga keluarga tidak perlu mencarinya.
Meski demikian, hingga malam ini, pihak keluarga belum mendapat kabar mengenai hasil tes DNA. "Sampai sekarang belum ada kabar tentang hasilnya. Tapi mudah-mudahan itu salah, karena banyak nama Nana di Indonesia ini," kata Fatoni.
Untuk diketahui, sebelum pergi, Nana sempat bekerja di proyek pembangunan PLTU II Banten di Labuan selama enam bulan, dan berhenti karena sakit. Ia sempat beristirahat di rumah selama satu bulan, sebelum menghilang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang