Pawai Sepeda Onthel Ramaikan HUT RI

Kompas.com - 17/08/2009, 19:32 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Ratusan sepeda "onthel" yakni sepeda angin jaman dulu, Senin (17/8), menggelar pawai keliling kota, memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
    
Pawai sepeda "onthel" ini berangkat dari monumen Arek Lancor yang merupakan jantung kota Pamekasan. Rute yang dilalui adalah Jalan Trunojoyo, Jalan R.Abdul Azis, Segara, Kabupaten, Jalan Dirgahayu dan kemudian kembali ke monumen Arek Lancor.

Manurut Didik, salah seorang penggemar sepeda "onthel" kegiatan pawai bersepeda ini dilakukan untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.

"Dulu para pejuang kita saat memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini kebanyakan menggunakan sepeda onthel seperti yang kami pakai sekarang ini," katanya.

Didik mengatakan, dengan kegiatan tersebut ia bersama para penggemar sepeda "onthel" di Pamekasan ingin mengajak masyarakat untuk kembali mengenang jasa para pahlawan yang dilakukan pada 64 tahun yang lalu.
    
Pawai sepeda "onthel" yang dilakukan para penggemar sepeda yang tergabung dalam paguyuban "Lastarenah Sapeda Kona (Lasena)" ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan warga di Pamekasan, selain berbagai jenis kegiatan lomba unik antar RT.
    
Tujuan lainnya untuk melestarikan keberadaan sepeda kuno yang mulai terkikis dengan jenis transporatsi mesin lainnya seperti motor dan mobil.
   
"Disamping itu sepeda ondel seperti ini juga kan ramah lingkungan tidak menimbulkan polusi udara," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau