Dagang Dadakan Dongkrak Pegadaian

Kompas.com - 24/08/2009, 19:03 WIB

JAMBI, KOMPAS.com — Usaha dadakan warga yang dilakukan menjelang dan selama puasa seperti menjual makanan untuk berbuka puasa dan sahur serta perlengkapan puasa dan Lebaran lainnya ikut mendongkrak penyaluran kredit pegadaian Jambi.
    
Kepala Perum Pegadaian Jambi Sutrisno di Jambi, Senin (24/8), mengatakan, sepekan menjelang bulan puasa terjadi lonjakan penyaluran kredit pegadaian 10 hingga 15 persen dibanding hari sebelumnya. "Sebagian besar warga yang datang menggadai dan membutuhkan dana segar itu digunakan untuk usaha dadakan atau musiman menyambut dan selama puasa," katanya.
    
Pinjaman berkisar antara Rp 1 juta hingga Rp 2 juta itu digunakan untuk modal usaha seperti menjual makanan berbuka dan sahur di "pasar beduk" yang khusus menjual makanan berbuka tersebar hampir di tiap pelosok kota.
    
Penyaluran kredit Perum Pegadaian Jambi untuk bulan Agustus 2009 yang sudah berjalan 24 hari atau tiga pekan terealisasi Rp 5,8 miliar yang diyakini hingga akhir bulan tercapai Rp 8 miliar.

Peningkatan itu terjadi minggu pertama menjelang bulan puasa, atau sejak tanggal 16 hingga 21 Agustus 2009, berbeda dengan hari atau bulan-bulan sebelumnya.

Selama tujuh bulan 2009 atau Januari hingga Juli rata-rata penyaluran kredit mencapai Rp 7 juta, dan untuk Agustus diyakini mencapai Rp 8 juta.
    
Pada 2009 Perum Pegadaian Jambi menargetkan penyaluran sebesar Rp 122 miliar atau hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dan hingga Juli sudah tersalurkan Rp 66 miliar atau sudah lebih 50 persen.
    
Makin tingginya minat masyarakat memanfaatkan jasa pegadaian, Perum Pegadaian Jambi juga terus meningkatkan pelayanan dan menambah kantor cabang yang kini sudah mencapai delapan unit. "Diyakini Rp 122 miliar yang ditargetkan itu akan tercapai, karena Perum Pegadaian merupakan telah membuktikan dengan memberikan pelayanan yang mudah dan murah serta cepat pada warga yang membutuhkan uang segar, baik bagi kebutuhan konsumsi maupun untuk modal usaha," kata Sutrisno.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau