Harga Gula Tembus Rp 9.000

Kompas.com - 25/08/2009, 18:43 WIB

MADIUN, KOMPAS.com — Mulai Senin (24/8), gula yang dijual sejumlah pedagang di Kabupaten Madiun telah menembus harga Rp 9.000 per kilogram. Harga ini merupakan harga jual gula tertinggi yang pernah dirasakan pedagang. Penurunan produksi gula di salah satu pabrik gula di Madiun menjadi penyebab kenaikan harga.

Di Pasar Caruban, Kabupaten Madiun, Selasa (25/8), sejumlah pedagang menjual gula dengan harga antara Rp 9.200 dan Rp 9.300 per kg.

Menurut Ratmi, salah satu penjual gula, pekan lalu harga gula masih sekitar Rp 7.500 per kg. Namun dari hari ke hari, harga gula ini terus naik. "Kemarin (24 Agustus 2009), saya beli dari distributor di Madiun, harganya sudah Rp 9.000 per kg. Kemudian, saya jual dengan harga Rp 9.200 per kg," ungkapnya.

Di Pabrik Gula Pagotan, Kabupaten Madiun, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia Suryadi menyatakan tidak tahu alasan di balik terus naiknya harga gula. Namun yang pasti, produksi tebu petani tidak mengalami gangguan. Begitu pula pabrik gula yang menggiling tebu petani.

Sebaliknya di Pabrik Gula Rejoagung, Kota Madiun, adanya kendala kerusakan pada mesin penggiling tebu di pabrik ditambah penurunan dari lima persen sampai sepuluh persen produksi tebu per hektar berimbas pada menurunnya produksi gula. Menurunnya produksi gula ini yang menyebabkan harga gula di pasaran terus meningkat.

Tahun ini, target produksi selama musim giling dipastikan tidak akan tercapai. "Target kami bisa memproduksi 20.000 ton gula, tetapi kemungkinan yang bakal bisa kami produksi hanya 15.000 ton gula," kata Kepala Tata Usaha Pabrik Gula Rejoagung Tri Cipto.

Selain Rejoagung dan Pagotan, di Kabupaten Madiun terdapat satu lagi pabrik gula, yaitu Pabrik Gula Kanigoro.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau