JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Kepala Stasiun Kereta Api Gambir Edi Kuswoyo mengatakan, tiket kereta api untuk tanggal 14 September atau H-7 masih tersedia di stasiun tersebut.
"Namun, tiket kereta api untuk H-6 hingga H-1 atau 15 hingga 20 September 2009, dengan jurusan Jawa Tengah dan Jawa Timur, telah habis terjual," katanya di Stasiun Gambir, Rabu (26/8).
Adapun tiket kereta api untuk tujuan Kota Bandung dan Cirebon masih tersedia banyak. "Biasanya pembeli tiket tujuan tersebut (Bandung dan Cirebon) baru ramai mendekati Lebaran," ujar Edi Kuswoyo.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada musim Lebaran 2009, PT KA akan menyiapkan 15 gerbong tambahan yang akan mengangkut 150.000 pemudik.
Menurut Edi, gerbong tambahan itu diperkirakan dapat mengangkut hingga 150.000 pemudik. Sementara itu, tiket gerbong tambahan akan dijual pada hari keberangkatan.
Sejumlah gerbong yang akan ditambahkan antara lain tujuh gerbong kereta api eksekutif dengan daya tampung 1.614 penumpang, empat gerbong kereta api bisnis yang menampung 2.334 penumpang, tiga gerbong kereta api ekonomi dan satu kereta komunitas yang dapat mengangkut 7.816 penumpang.
Direktur Komersial PT Kereta Api Sulistiyo Wimbo Hardjito mengatakan, tiket kereta api eksekutif bisa dipesan mulai pekan ini. Adapun untuk kereta api ekonomi dan bisnis, tiket dijual pada hari keberangkatan.
Sementara itu, kereta api tambahan yang akan disiapkan antara lain Kereta Kamandanu Lebaran, Kereta Argo Lawu I, Kereta Argo Lawu II, dan Kereta Gajayana Lebaran.
Berdasarkan pengamatan, beberapa kota tujuan memang perlu pengoperasian gerbong kereta api tambahan. Sebab, permintaan tiket masih tetap tinggi dari para calon penumpang. Ini termasuk kota tujuan Solo, Semarang, dan Malang.
"Tapi gerbong kereta tambahan di Stasiun Gambir ini bukan kereta yang sifatnya komunitas atau 'sapu jagat'. Kalau kereta komunitas itu untuk kelas ekonomi," ucap Edi.
Sementara itu, mengenai adanya keterlibatan calo intelektual sebagai penyebab habisnya tiket dengan cepat untuk tanggal dan tujuan favorit, hal ini ditanggapi santai oleh Edi Kuswoyo.
"Sebenarnya tergantung niat dan kemauan saja. Walau aturan dibikin ketat, kalau niat orangnya tidak bener, ya ada saja celahnya," ucap Edi.
Menurut dia, jauh-jauh hari pihaknya telah membuat aturan yang membatasi pembelian tiket dalam jumlah besar. Berdasarkan pantauan siang ini, situasi Stasiun Gambir nampak lengang. Hanya beberapa calon penumpang terlihat hilir mudik di lobi stasiun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang