Rijal/Liliyana ke Perempat Final

Kompas.com - 27/08/2009, 18:57 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak empat ganda campuran Indonesia termasuk duet baru Muhammad Rijal/Liliyana Natsir melenggang ke putaran kedua turnamen Grand Prix Gold Taiwan Terbuka, Rabu (26/8).

Rijal/Liliyana yang menjadi unggulan kelima, lolos setelah menang 21-6 21-11 atas pasangan Singapura Terry Yeo/Li Yujia. Selanjutnya, Rijal/Liliyana yang tampil dalam turnamen pertama mereka itu akan bertemu ganda Denmark Mikkel Delbo Larsen/Mie Schjott Kristensen, yang menyisihkan pasangan tuan rumah Taiwan Lee Sheng Mu/Chien Yu Chin 21-18 21-12.

Dua pasangan pelatnas lainnya, Fran Kurniawan/Pia Zebadiah dan Tantowi Ahmad/Richi Puspita Dili, juga membukukan tempat di babak 16 besar turnamen berhadiah 170.000 dolar AS itu. Fran/Pia menaklukkan ganda Korea Ko Sung Hyun/Ha Jung Eun 21-13 21-19, sedangkan Tantowi/Richi mengungguli pasangan Perancis Sylvain Grosjean/Weny Rahmawati 21-17 21-17.

Dalam perebutan tiket ke perempat final, Fran/Pia yang menjadi juara Selandia Baru Terbuka, kembali bertemu pasangan Hongkong yang mereka kalahkan di final Selandia baru, Yohan Hadikusumo Wiratama/Chau Hoi Wah (unggulan 4).

Sementara itu Tantowi/Richi akan menghadapi pasangan Hongkong lainnya, Hui Wai Ho/Tse Ying Suet, yang menyingkirkan rekan senegara mereka Leung Chun Yiu/Ng Ka Shun 21-17 21-17.

Adapun pasangan non-pelatnas, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, yang pekan lalu menjadi finalis di Macau Terbuka, harus bermain tiga game untuk mengalahkan ganda Korea Kim Ki Jung/Jung Kyung Eun 23-21 17-21 21-10. Selanjutnya, mantan pemain Pelatnas itu bertemu ganda Korea lainnya yang merupakan unggulan tujuh, Yoo Yeon Seong/Kim Min Jung.

Pelatnas Cipayung kehilangan dua tunggal putra pada putaran pertama setelah Yoga Pratama dan Nugroho Andi Saputri tersingkir. Yoga kalah dari pemain Thailand Tanongsak Saensonboonsuk 21-21 13-21, sedang Andi ditaklukkan unggulan 14 dari Hongkong Hu Yun dengan skor 22-20 13-21 13-21.

Tunggal putra Pelatnas menyisakan Tommy Sugiarto yang menang atas Gurusaidatt Raiah Manuri Venkata 21-19 21-19. Di babak kedua, Tommy melawan pemain Korea Kim Sa Rang, yang lolos setelah menyingkirkan unggulan tujuh dari India, Chetan Anand.

Sejumlah ganda pelatnas juga langsung tersisih pada awal turnamen. Semifinalis Macau Terbuka Wifqi Windarto/Afiat Yuris Wirawan, tumbang di tangan pasangan Taiwan Chen Hong Ling/Lin Yu Lang 9-21 15-21. Fernando Kurniawan/Lingga Lie juga harus mengakhiri kiprah mereka.

Di nomor ganda putri, duet Pia Zebadiah/Richi Puspita Dili juga tersisih. Dengan demikian, Indonesia menyisakan juara Selandia Baru, Anneke Feinya Agustine/Annisa Wahyuni di putaran kedua turnamen ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau