MONACO, KOMPAS.com - Barcelona dipaksa bermain imbang tanpa gol selama 90 menit babak normal pada pertandingan Piala Super Eropa melawan Shkahtar Donetsk, di Stadion Louis II, Monaco, Jumat (28/8). Di tengah ancaman kelelahan karena terus bermain kencang sejak awal, mau tidak mau, Barcelona harus melakoni babak tambahan.
Setelah mendominasi babak pertama tanpa hasil, Barcelona menaikkan tensi serangan. Tak jarang, Carles Puyol dan Dani Alves ikut mendukung serangan dan bahkan menciptakan peluang. Sayang, tambahan daya gedor Barcelona juga diikuti mbertambahnya agresivitas pertahanan Shakhtar.
Berbeda dari babak pertama, pertahanan Shakhtar lebih agresif dalam menghadapi deru serangan Barcelona kali ini. Mereka tak hanya berusaha mengejar bola, tetapi juga berani melakukan tekel keras, seperti yang dilakukan Dymitro Chrygrynskiy kepada Alves (52) dan Ilsinho kepada Yaya Toure.
Peringatan dari wasit Frank De Bleeckere ternyata tak digubris Ilsinho. Belum sampai satu menit, ia kembali mengganjal lawan, yang kakli ini dilakukan kepada Ibra. Untuk pelanggaran ini, De Bleeckere harus mengeluarkan kartu kuning dari sakunya.
Kartu kuning wasit ternyatabisa meredakan sikap frustrasi Shkahtar. Setidaknya, mereka tak lagi mudah mengambil keputusan mengganjal kaki lawan untuk mendapatkan bola. Perubahan sikap itu dimanfaatkan Barcelona untuk menaikkan tensi serangan.
Pada menit ke-56, misalnya, Henry berhasil menembus kotak penalti dari sisi kiri dan leluasa mengoper bola kepada Ibra yang berdiri di tengah kotak penalti. Ibra berhasil menguasai bola. Namun, karena terlalu memaksakan diri menembak bola dalam keadaan memunggungi gawang, eksekusinya melebar ke sisi kiri gawang.
Melihat pemain Barcelona masih menyesali kegagalan Ibra, Shakhtar segera bereaksi melakukan serangan cepat pada menit ke-58. Saat itu, memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Fernandinho yang diblok Valdes, Razvan Rat kembali menembakkan bola tepat ke sasaran. Sayang, laju bola begitu lambat sehingga bisa dengan mudah diamankan Valdes dalam pelukannya.
Kedua peluang emas itu menaikkan semangat dan emosi Shakhtar. Karenanya, mereka kembali bersikap agresif menanggapi serangan Barcelona. Akibatnya, wasit De Bleeckere kembali terpaksa mengacungkan kartu kuning kepada Darijo Srna menyusul pelanggarannya kepada Messi di menit ke-65.
Memasuki menit ke-70, suasana semakin panas. Seruan pendukung di tribun stadion seakan mengingatkan pemain bahwa pertandingan terus tergerus waktu. Tanpa memusingkan ancaman cedera, Barcelona berusaha mengembalikan konsentrasi dan fokusnya kepada bola dan gawang Pyatov.
Barcelona tak kesulitan mendapatkan kembali dominasi permainan. Mereka bahkan mampu menciptakan tiga peluang emas dalam waktu lima menit saja. Pada menit ke-74, Messi berhasil melepaskan tendangan keras tepat ke sudut kanan bawah gawang. Dengan sigap, Pyatov mampu menangkis ancaman ini.
Tak sampai semenit setelah itu, giliran Henry yang mengancam gawang Shakhtar. Lagi-lagi, Pyatov mampu menepis bola. Terakhir, pada menit ke-75, Ibra mencoba melepaskan tendangan jarak jauh ke tengah gawang. Sayang, bola mendatar itu terlalu lambat sehingga dengan mudah bisa ditangkap Pyatov.
Meski terus mendominasi pertandingan, Barcelona baru kembali menciptakan ancaman serius ke gawang Pyatov pada menit ke-86. Saat itu, Puyol mencoba mengumpan Henry yang berada di dekat tiang kanan gawang. Henry gagal menyambut umpan, namun bola berhasil mengenai tubuhnya, meluncur ke sudut kanan gawang. Ternyata, bola masih melenceng dari sasaran.
Dengan waktu tersisa, Barcelona terus mencoba mengejar gol. Babak tambahan akan sangat melelahkan bagi Messki dkk mengingat Barcelona terus bermain kencang sejak awal. Namun, apa boleh buat. Tak lama setelah tembakan Alves berhasil dikandaskan Pyatov di menit ke-90, peluit langsung berbunyi panjang dengan keadaan masih 0-0 bagi kedua kubu.
Susunan pemain:
Barcelona: Valdes; Abidal, Puyol, Alves, Pique; Keita, Xavi, Messi; Henry, Ibrahimovic (Pedro 81)
Shakhtar: Pyatov; Hubschman, Dinca Rat, Chigrinsky, Kucher; Srna, Gai (Kobin 80), Fernandinho (Jadson 80), Willian, Ilsinho; Luiz Adriano