BOLTON, KOMPAS.com - Kapten Liverpool, Steven Gerrard, mencetak gol yang memastikan kemenangan 3-2 atas Bolton Wanderers dalam lanjutan Premier League, Sabtu (29/8). Liverpool pun naik ke peringkat ketujuh dengan enam poin.
Liverpool bermain cukup ngotot di awal laga. Namun, di luar dugaan, Bolton sanggup memberikan perlawanan. Selain berani mengadang laju Liverpool di lini tengah, mereka juga rajin mengejar bola dan memotong alur umpan Liverpool. Ketika gagal berebut bola, tanpa ragu mengganjal lawan.
Pada menit ke-13, misalnya, Fernando Torres mencoba menggiring bola dengan cepat ke jantung pertahanan "The Trotters" yang agak kosong. Menghindari risiko kebobolan, Gary Cahill mengambil langkah lugas menekel Torres. Wasit Alan Wiley langsung mengacungkan kartu kuning kepadanya.
Ancaman Torres membuat barisan belakang meningkatkan disiplin. Barisan tengah Bolton juga cenderung mendukung pertahanan ketimbang mengalirkan bola ke depan. Sering terlihat, penyerang Johan Elmander bergerak maju hanya dengan dukungan gelandang sayap Matthew Taylor dan Kevin Davies saja. Minimnya dukungan membuat serangan Bolton tak bergigi.
Liverpool sendiri sebetulnya mampu memainkan serangan dari sayap dengan cukup terkoordinasi. Beberapa kali mereka berhasil melepas umpan-umpan silang ke kotak penalti. Bek sayap Liverpool, Glen Johnson juga cukup aktif membantu serangan. Kerja samanya dengan Dirk Kuyt mampu menghidupkan serangan Liverpool di sisi kanan kotak penalti. Namun, rapatnya lini belakang membuat pergerakan mereka macet di situ.
Permainan terus berjalan monoton hingga pada menit ke-30, Liverpool menciptakan serangan yang betul-betul mengancam gawang Jussi Kaaskelainen. Dalam sebuah serangan balik, Torres berhasil menggiring bola ke kotak penalti. Sayang, eksekusinya terlalu lemah karena terburu-buru.
Tiga menit berikutnya, kejutan yang sesungguhnya terjadi. Bolton berhasil unggul 1-0 melalui Kevin Davies. Dalam kekacauan di depan gawang, Davies berhasil mengirim bola ke tengah gawang Liverpool. Pepe Reina yang sudah salah langkah tak berdaya mencegah bencana.
Dalam tempo lambat, Liverpool mencoba mengejar ketinggalan. Mereka akhirnya mampu menciptakan peluang melalui Torres. Namun, tembakannya masih melebar ke sisi kiri gawang Jaaskelainen.
Aksi Torres membuat Bolton semakin ngotot bertahan. Strategi ini cukup efektif meredam usaha penetrasi Liverpool, tetapi tidak cukup rapat untuk mencegah gol penyama kedudukan yang dicetak Glen Johnson pada menit ke-41. Dari luar kotak penalti, Johnson berhasil mengempaskan bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Bolton.
Menjelang turun minum, Bolton kembali menciptakan peluang melalui Matthew Taylor. Sayang, tendangan bebasnya masih bisa ditepis Reina. Skor 1-1 pun menanandai berakhirnya babak pertama itu.
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba memainkan serangan cepat. Namun, dengan sigap, barisan belakang Bolton mematahkan pergerakan Dirk Kuyt, membangun serangan balik, dan tiba-tiba, gawang Reina kembali bergetar pada menit ke-47. Kali ini giliran Tamir Cohen yang punya hajat. Memanfaatkan kacaunya koordinasi lini belakang Liverpool, Cohen meneruskan umpan Kevin Davies yang bersarang di tengah gawang Reina.
Hanya tujuh menit berselang, impian tiga angka Bolton terancam hangus menyusul kartu kuning kedua yang diterima bek Sean Davis atas pelanggaran kepada Lucas Leiva. Keadaan ini langsung dimanfaatkan Liverpool untuk menggempur barisan belakang Bolton.
Setelah tembakan Steven Gerrard membentur mistar gawang, Liverpool akhirnya kembali mampu menyamakan kedudukan di menit ke-55. Gol dicetak oleh Torres yang sukses meneruskan umpan Kuyt ke sisi kanan bawah gawang Bolton.
Selanjutnya, Liverpool seperti bermain sendirian. Tanpa kesulitan mereka mengurung Bolton di daerah permainan sendiri. Hujan tembakan pun mengalir deras ke gawang Bolton, mulai dari kaki Gerrard, Johnson, dan Kyrgiakos.
Meski begitu, tak mudah bagi Liverpool menaklukkan Jaaskelainene. Mereka dipaksa menunggu hingga menit ke-83 untuk mendapatkan gol ketiga yang dicetak Steven Gerrard. Ia berhasil menaklukkan Jaaskelainen setelah meneruskan umpan Torres ke sudut kanan atas jala Bolton.
Lima menit menjelang bubaran, Liverpool kembali berpeluang menambah gol melalui Torres. Setelah menerima umpan Andriy Voronin, Torres mengirim bola ke sudut kanan bawah gawang Bolton. Lagi-lagi, Jaaskelainen mampu menyelamatkan gawangnya dengan gemilang.
Setelah itu, Liverpool masih menciptakan sejumlah peluang. Namun, hingga peluit berbunyi panjang skor 3-2 untuk "The Reds" tak berubah.
Bagi Bolton, hasil ini menahan mereka keluar dari zona degradasi. Mereka masih terpekur di peringkat ke-18 dengan poin nol setelah menelan tiga kekalahan beruntun.
Susunan pemain:
Bolton: Jaaskelainen; Knight, Cahill, Samuel, Ricketts; Cohen, Muamba, Davis, Taylor, Davies; Elmander (Basham 59)
Liverpool: Reina; Kyrgiakos, Carragher, Insua, Johnson; Mascherano (Voronin 73), Lucas, Riera (Benayoun 62), Kuyt, Gerrard; Torres