Kualifikasi piala dunia

Gasak Macedonia, Skotlandia Jaga Asa ke Piala Dunia

Kompas.com - 06/09/2009, 01:01 WIB

GLASGOW, KOMPAS.com — Skotlandia mencatatkan kemenangan 2-0 atas Macedonia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010 di Zona Kualifikasi Eropa Grup 9. Mereka pun bertahan di posisi runner-up klasemen, sekaligus menjaga peluang lolos ke putaran final melalui play-off.

Sebelum pertandingan, Skotlandia dan Macedonia sama-sama mengantongi tujuh poin. Skotlandia berhak berada di peringkat kedua karena unggul selisih gol. Dengan dua laga tersisa, Skotlandia tahu mereka harus terus menang untuk menjaga peluang lolos di putaran final.

Karenanya, mereka pun tak membuang peluang main di kandang. Begitu peluit tanda laga dimulai berbunyi, mereka langsung menggebrak lawan dengan permainan cepat. Sayang, taktik mereka tak berjalan lancar. Macedonia, yang juga membutuhkan poin penuh, tak ragu meladeni permainan terbuka tuan rumah.

Respons ofensif Macedonia memaksa Skotlandia menarik serangannya dan mengatur pertahanan. Keputusan ini tepat. Pasalnya, hanya dalam beberapa saat saja, Skotlandia dipaksa bertahan oleh Macedonia. Dengan pertahanan disiplin, meski terdesak, mereka berhasil menggagalkan usaha lawan mencetak gol.

Setidaknya, selama 20 menit pertama, Skotlandia nyaris tanpa peluang maju. Mereka malah direpotkan oleh serangan Macedonia yang nyaris merobek jala Craig Gordon. Pada menit ke-11, misalnya, Goran Popov melepaskan tembakan keras ke gawang Skotlandia. Untung saja, Gordon berhasil mengandaskan ancaman itu.

Skotlandia juga belum menyerang ketika Macedonia kembali menciptakan peluang pada menit ke-19 melalui Filip Despotovski. Lagi-lagi, Gordon berhasil menyelamatkan gawangnya.

Menit-menit selanjutnya, Skotlandia juga kesulitan mengembangkan permainan. Meski beberapa kali mampu menguasai bola dan maju menyerang, upaya mereka kandas sebelum sempat mengeksekusi.

Sebaliknya, Macedonia yang berhasil menebar ancaman juga tak kunjung mendapat gol. Penyelesaian yang terburu-buru membuat banyak kesempatan terbuang percuma.

Tawar-menawar berjalan begitu alot. Secara umum, kedua tim masih saling menjajaki. Hasil 0-0 kiranya cukup adil bagi keduanya menutup babak pertama.

Memasuki babak kedua, Skotlandia membenahi taktik mereka. Bila sebelumnya mereka terlihat sangat bernafsu menang, kali ini mereka bermain lebih tenang. Memainkan penguasaan bola, mereka memainkan tempo sedang dan memanfaatkan lebar lapangan untuk merusak konsentrasi dan memecah barisan pertahanan lawan.

Setelah beberapa saat melakukan eksperimen, Skotlandia melihat Macedonia agak lemah menghadapi umpan-umpan silang. Skotlandia pun mulai melakukan variasi umpan silang dari sektor kiri dan kanan lapangan.

Ketekunan Skotlandia akhirnya membuahkan gol yang dicetak oleh Scott Brown pada menit ke-56. Gol bermula dari umpan silang Steven Fletcher. Brown yang berada di tengah kotak penalti berhasil melepaskan diri dari pengawalan dan menanduk bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Jane Nikoloski.

Seakan mengerti taktik lawan, Macedonia pun memperbaiki pertahanan mereka. Hal ini berdampak pada menurunnya daya gempur Macedonia. Hal ini dimanfaatkan Skotlandia untuk terus menekan lawan.

Namun, tekanan Skotlandia hanya mempertahankan keunggulan. Mereka nyaris tak melakukan penetrasi dan cenderung hanya membatasi ruang gerak musuh supaya tak lagi menyebar ancaman.

Ternyata, taktik ini malah membuahkan gol kedua yang dicetak James McFadden pada menit ke-81. Saat itu, ia berada di kotak penalti. Melihat musuh yang menutup ruang untuk mengumpan, ia memutuskan langsung menembakkan bola. Ternyata, tendangan jarak jauhnya gagal dihalau Nikoloski dan masuk ke gawang Macedonia.

Gol itu tak mengubah jalannya permainan. Skotlandia tetap pada taktiknya mendesak lawan di wilayah pertahanan mereka. Kemudian, meski Macedonia mencoba, mereka kesulitan melepaskan diri dari kurungan lawan.

Permainan alot ini bertahan hingga akhir pertandingan. Papan skor pun tetap menunjukkan angka 2-0 untuk tuan rumah ketika peluit berbunyi panjang.

Dengan tambahan tiga angka, Skotlandia semakin kokoh di peringkat kedua dengan sepuluh poin atau unggul tiga angka dari Macedonia di tempat ketiga. Dengan satu laga tersisa, Skotlandia berpeluang besar mengakhiri penyisihan fase grup sebagai runner-up.

Untuk masuk babak play-off, Skotlandia bergantung pada hasil grup lain. Pasalnya, dari sembilan grup, hanya akan dipilih delapan runner-up terbaik untuk masuk play-off.

Susunan pemain
Skotlandia:
Gordon; Alexander, Weir, Davidson (Whittaker 14), Hutton; McManus; D Fletcher, Brown (Hartley 73); McFadden, Miller, S Fletcher (Maloney 68).
Macedonia: Nikoloski; Mitreski, Sedloski, Noveski, Popov; Sumulikoski, Georgievski (Grozdanovski 69), Despotovski; Naumoski (Tasevski  74), Stojkov (Ibraimi 79), Pandev.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau