Hati-hati, Lintas Barat Lampung Rawan Longsor!

Kompas.com - 08/09/2009, 20:50 WIB

 

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum Lampung mengingatkan para pemudik yang akan melintasi wilayah Lampung mewaspadai jalan rawan longsor di lintas barat. Dinas Pekerjaan Umum sudah menyiagakan alat berat di Lampung Barat untuk segera bergerak apabila terjadi longsor.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lampung Berlian Tihang, Selasa (8/9) mengatakan, kondisi jalan rawan longsor umumnya terdapat di jalan lintas barat sumatera yang membentang dari Bandar Lampung melewati Kota Agung, Krui, hingga batas Lampung Bengkulu. Titik rawan longsor juga terdapat di jalan penghubung jalan lintas tengah Sumatera dan jalan lintas barat.

Di jalan tersebut titik rawan longsor terdapat di titik Bukit Kemuning, Lampung Utara Liwa, Lampung Barat. Titik tersebut merupakan jalan penghubung antara jalan lintas tengah dengan jalan lintas barat.

Titik rawan longsor lainnya terdapat di ruas LiwaKrui. Ruas tersebut menghubungkan LiwaKrui dan menembus wilayah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) dengan kondisi jalan berliku-liku dan dibatasi tebing di kanan kiri jalan.

Titik ketiga terdapat di ruas Kota Agung, TanggamusKrui, Lampung Barat. Ruas jalan tersebut juga melewati kawasan TNBBS dengan kondisi jalan berkelok-kelok dan naik turun. Sedangkan titik keempat terdapat di ruas KruiBatas Bengkulu yang juga melintasi kawasan TNBBS dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

"Sebagai bentuk antisipasi, Dinas Pekerjaan Umum Lampung sudah menyiagakan alat berat seperti excavator dua unit, buldozer dua unit, dan grader satu unit. Semuanya ditempatkan di pos kantor Dinas Pekerjaan Umum Lampung Barat, " ujar Berlian.

Sementara itu, untuk perbaikan jalan menghadapi arus mudik Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum Lampung memastikan jalan akan siap dilalui pada sepekan sebelum Lebaran. Data dari rapat koordinasi kesiapan Pemprov Lampung menghadapi Lebaran 2009 menyebutkan, sampai saat ini tengah dilakukan perbaikan lubang di jalan lintas barat sepanjang 200 meter tepatnya di Desa Pekon Labuhan, Mandi Liwa, Krui, Lampung Barat. Selain itu juga perbaikan jalan rusak ringan sepanjang satu kilometer di ruas Bukit KemuningBatas Sumatera Selatan.

Sementara secara umum ruas jalan lintas timur dalam kondisi baik. Berdasarkan pemantauan Kompas, Senin (7/9), sejumlah ruas di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan tengah diperbaiki berupa pelapisan kembali aspal di badan jalan.

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau