CIREBON, KOMPAS.com — Sebanyak 2,5 juta pemudik diperkirakan akan menggunakan jasa kereta api kelas ekonomi pada arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Jumlah ini mencapai 70 persen dari total calon penumpang yang diangkut PT Kereta Api.
Deputi Presiden Direktur PT KA Sudarmo Ramadhan ketika memantau persiapan KA di Stasiun Cirebon, Sabtu (12/9) siang, menyatakan, meski jumlahnya meningkat 5 persen lebih. Namun, penumpang kelas ekonomi tahun ini diperkirakan akan terangkut karena ada 33 KA baru kelas ekonomi yang siap dioperasionalkan.
"Setiap hari KA dari Jurusan Jakarta Pasar Senin-Surabaya akan membawa 150.000 penumpang. Lebih banyak dari tahun kemarin yang hanya 29.000 orang. Jadi, ada kemungkinan tidak ada penumpang yang sampai naik atap kereta atau pun berdiri di sambungan kereta," katanya.
PT KA tetap memberlakukan toleransi berdiri sebanyak 50 persen dari tempat duduk untuk kelas ekonomi, dan 20 persen dari tempat duduk untuk kelas bisnis. Harga tiket KA ekonomi pun tak dinaikkan.
Ditanya tentang kondisi jalur lintas selatan pascagempa, Ramadhan mengatakan, kondisi jalur tidak mengalami kerusakan, hanya saja kantor dan stasiun KA di Tasikmalaya dan Banjar retak akibat gempa. Operasional KA pun berjalan seperti biasa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang