SYDNEY, KOMPAS.com — Keberhasilan Kim Clijsters menjadi ibu pertama yang menjadi juara turnamen grand slam dalam 29 tahun disambut baik pemegang rekor sebelumnya, Evonne Goolagong Cawley.
Cawley merupakan petenis putri Australia sekitar tahun 1970-1980. Ia menjuarai turnamen Grand Slam Wimbledon pada 1980, tiga tahun setelah melahirkan putrinya.
Petenis Australia ini ikut menyaksikan saat Kim Clijsters memecahkan rekornya yang telah berumur 29 tahun, Minggu lalu. Kim Clijsters berusia 26 tahun saat kembali ke arena tenis setelah putrinya Jada berusia 18 bulan. "Saya sangat senang mendengar Kim menang," kata Goolagong Cawley di Australia. "Ayo para ibu. Menyenangkan sekali melihat ia merayakan kemenangannya di lapangan bersama putrinya."
Pada masa aktifnya, Goolagong Cawley memenangi 14 gelar juara turnamen grand slam, 13 di antaranya diraihnya sebelum berkeluarga. Saat meraih gelar juara sebagai seorang ibu di Wimbledon 1980, Goolagong tidak menyadari prestasinya sangat fenomenal.
"Saat saya sedang berjalan keluar lapangan, seseorang menghampiri saya dan berkata, 'Tahukah Anda bahwa Anda merupakan ibu pertama yang menjadi juara di sini sejak Dorothea Douglass Chambers pada 1914 lalu'."
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang