Mama Goolagong Puji Mama Clijsters

Kompas.com - 15/09/2009, 13:11 WIB

SYDNEY, KOMPAS.com — Keberhasilan Kim Clijsters menjadi ibu pertama yang menjadi juara turnamen grand slam dalam 29 tahun disambut baik pemegang rekor sebelumnya, Evonne Goolagong Cawley.

Cawley merupakan petenis putri Australia sekitar tahun 1970-1980. Ia menjuarai turnamen Grand Slam Wimbledon pada 1980, tiga tahun setelah melahirkan putrinya.

Petenis Australia ini ikut menyaksikan saat Kim Clijsters memecahkan rekornya yang telah berumur 29 tahun, Minggu lalu. Kim Clijsters berusia 26 tahun saat kembali ke arena tenis setelah putrinya Jada berusia 18 bulan. "Saya sangat senang mendengar Kim menang," kata Goolagong Cawley di Australia. "Ayo para ibu. Menyenangkan sekali melihat ia merayakan kemenangannya di lapangan bersama putrinya."

Pada masa aktifnya, Goolagong Cawley memenangi 14 gelar juara turnamen grand slam, 13 di antaranya diraihnya sebelum berkeluarga. Saat meraih gelar juara sebagai seorang ibu di Wimbledon 1980, Goolagong tidak menyadari prestasinya sangat fenomenal.

"Saat saya sedang berjalan keluar lapangan, seseorang menghampiri saya dan berkata, 'Tahukah Anda bahwa Anda merupakan ibu pertama yang menjadi juara di sini sejak Dorothea Douglass Chambers pada 1914 lalu'."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau